Sunday, July 14, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedTahun 2015, Properti Lebih Menggiurkan - Housing-Estate.com - Portal Berita Properti No....

Tahun 2015, Properti Lebih Menggiurkan – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Kendati banyak yang memperkirakan kondisi bisnis properti di tahun 2015 tidak akan jauh berbeda dengan tahun 2014, CEO Rotterdam Property dan Samara Dana Property Nathalia Sunaidi, menyebut tahun 2015 bisnis properti akan lebih menggiurkan. Menurutnya, 2015 sektor properti akan lebih atraktif karena geliat ekonomi sudah tidak dipengaruhi lagi oleh kegiatan politik seperti tahun 2014.

“Jadi, inflasi maupun suku bunga tinggi tidak akan memberikan dampak yang signifikan untuk berinvestasi di sektor properti. Saya jamin sektor ini masih jadi instrumen investasi yang menggiurkan,” ujarnya kepada housing-estate.com di Jakarta, Senin (19/1).

Rumah Metland

Ilustrasi

Nathalia juga melakukan riset sederhana terkait dengan kondisi pasar properti di tanah air. Menurutnya, untuk rumah tapak (landed house) kita bisa mendapatkan gain hingga 20 persen dibandingkan jenis properti lainnya. “Indonesia itu surganya properti, tingginya permintaan masyarakat akan properti membuat sektor ini selalu menguntungkan,” imbuhnya.

Untuk itu ia menyarankan agar kita menggali sebanyak-banyaknya informasi mengenai properti yang kita bidik untuk investasi, karena informasi yang cukup akan membuat keuntungan kita semakin besar. Sekali lagi, keuntungan besar berinvestasi di sektor properti ini hanya berlaku di Indonesia yang tidak mengenal istilah rugi.

“Proyek infrastruktur yang terus dikembangkan pemerintah juga akan mendorong sektor properti ke depan, misalnya proyek jalan tol, MRT, rute busway baru, dan sebagainya, ini akan memberikan efek positif. Makanya saya optimistis sektor properti tahun 2015 akan berprospek sangat cerah,” katanya.

Nathalia menyebut landed house di kawasan Bekasi dan apartemen di kawasan Tangerang punya keunggulan harganya lebih kompetitif. Harga tanah di Bekasi misalnya, masih jauh lebih murah dibandingkan di kawasan barat seperti di daerah Serpong. Untuk itu ia bermaksud mengembangkan landed house dan apartemen di dua kawasan itu.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments