Tuesday, June 18, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedMetland Kembangkan Belasan Proyek, Apa Saja? - Housing-Estate.com - Portal Berita Properti...

Metland Kembangkan Belasan Proyek, Apa Saja? – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – PT Metropolitan Land Tbk (Metland) termasuk salah satu pengembang besar yang proyeknya cukup banyak. Ada belasan proyek yang dikembangkan dan masih akan bertambah lagi. Untuk pengembangan ke depan Metland tetap konsentrasi pada proyek-proyek yang sedang berjalan.

Grand Metropolitan Mall Bekasi

Grand Metropolitan Mall

“Kalau ada pengembangan seluruhnya di dalam proyek yang telah berjalan, misalnya peluncuran cluster baru atau perluasan lahan. Tahun depan kami akan meneruskan pengembangan apartemen Kaliana Transyogi, kondotel di Lampung, Metropolitan Mall Cibitung, apartemen Metland Tambun, dan mixed use Metland Cyber City,” ujar Wahyu Sulistio, Direktur Metland, saat public expose di Jakarta, awal pekan ini.

Sejumlah proyek perumahan yang tengah dikembangkan Metland antara lain Metland Menteng Cakung (138 ha), Metland Puri Cipondoh (61 ha),  Metland Tambun (37 ha), Metland Transyogi (132 ha), Metlland Cileungsi (134 ha), Metland Cibitung (319 ha), dan Metland Cyber City (62 ha).

Selain itu Metland juga mengelola beberapa proyek komersial seperti Metropolitan Mall Bekasi, Grand Metropolitan Bekasi, Plaza Metropolitan Tambun, Metropolitan Mall Cileungsi, Hotel Horison Bekasi, @HOM Tambun, Horison Seminyak Bali, Metland Hotel Cirebon, dan M Gold Tower Bekasi.

Wahyu mengatakan 56 persen pendapatan Metland dari pendapatan penjualan dan  sisanya persen dari pendapatan berulang (recurring income). Porsi paling besar recurring income dari shopping mall 30 persen, disusul  hotel 10 persen, dan lainnya 4 persen. Sementara pendapatan penjualan terbesar dari Metland Cibitung 13 persen, Metland Menteng 12 persen, Metland Cileungsi 9 persen, Metland Puri dan Transyogi masing-masing 8 persen, Metland Tambun 5 persen, dan M Gold Tower 1 persen.

“Kami masih akan fokus untuk menggarap segmen kelas menengah karena ini yang lebih menjamin sustainability perusahaan. Untuk pengembangan juga belum akan melirik lahan baru tapi masih berkonsentrasi pada pengembangan proyek yang sudah berjalan, intinya kami masih hati-hati melihat situasi,” imbuh Wahyu.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments