Thursday, June 13, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedMal Singapura Kalah Saing Dengan Toko Online

Mal Singapura Kalah Saing Dengan Toko Online

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Setelah mengabarkan harga rumahnya jatuh ke tingkat terendah dalam tujuh tahun terakhir, baru-baru ini Urban Redevelopment Authority (URA) Singapura menyatakan bahwa pada kuartal ketiga lalu, tingkat kekosongan mall-nya juga merosot. Penurunannya tidak besar, hanya 0,6 persen dari kuartal sebelumnya, menjadi 8,4 persen, tapi itu adalah tingkat kekosongan terbesar sejak September 2006. Akibatnya tarif sewa pun turun 1,5 persen pada periode tersebut. Semua karena pasok berlebih, sementara pembelanja jauh berkurang.

online-singapura-shopping-mall

Permintaan ruang belanja terus tertekan seiring dengan sikap konsumen yang makin mengekang belanjanya, karena kondisi ekonomi yang menurun dan beralihnya pola belanja ke shopping online. Di lain sisi pasok ruang terus hadir, membuat tarif sewa terperas. Menurut data Cushman & Wakefield, di negara kota ini dalam tiga tahun ke depan masih akan mendapat tambahan ruang belanja seluas 360.000 m2. Berdasarkan data MasterCard, warga Singapura termasuk tech-savvy spenders alias warga yang sangat melek teknologi dan doyan belanja online, melebihi Hong Kong dan Malaysia.

Tidak cuma karena efek dalam negeri, pasar ritel Singapura juga tergulung merunduknya ekonomi Tiongkok, yang berdampak pada berkurangnya nafsu belanja para pelancong dari negara tersebut. Menurut data setempat, meski jumlah kedatangan wisatawan meningkat pada tahun lalu, tapi jumlah pengeluarannya menurun. Dan ini baru pertama kali terjadi dalam enam tahun tahun terakhir.

Kondisi ini tidak hanya dialami oleh para peritel, pemilik ruang kantor juga menghadapi problem yang sama. Pasok terus hadir, sementara permintaan menurun, sehingga tingkat kekosongan menanjak dan ini baru terjadi dalam empat tahun terakhir. Akibatnya tarif sewa merosot 1,1 persen dibanding kuartal sebelumnya. Harga jual ruang kantor juga menurun 0,4 persen pada periode yang sama, walau memang membaik dibandingkan penurunan yang terjadi pada kuartal kedua, sebesar 1,5 persen.

URA juga merilis indeks harga perumahan yang besarnya masih serupa dengan data yang sudah dirilis awal Oktober, yaitu turun 1,5 persen.

Sumber: Bloomberg

Lihat tampilan baru di housingestate.id

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments