Monday, June 17, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedKorsel  Tertarik Kembangkan Properti di Banten dan Bali

Korsel  Tertarik Kembangkan Properti di Banten dan Bali

Housing-Estate.com, Jakarta – Potensi pasar properti yang cukup menjanjikan membuat investor dari kawasan regional melirik Indonesia. Menyusul investor dari Singapura, China, dan HongKong, kini Korea Selatan (Korsel) juga tertarik mengembangkan proyek properti di Indonesia. Kawasan yang diincar Tangerang dan Bali.

Tanjung Lesung

Tanjung Lesung

Menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong, investastor Korsel akan mengembangkan proyek residensial dan retail complex seperti shopping mall, duty free shop, retail mall, dan bioskop.

“Ini impact-nya akan sangat besar untuk perekonomian Indonesia. Pemerintah akan mengarahkan investasi asing ini untuk mengembangkan perekonomian setempat, sektor pariwisata akan lebih didorong untuk pengembangan hotel dan resor. Kebetulan Banten dan Bali menjadi bagian dari 10 destinasi wisata prioritas pemerintah,” ujarnya saat bicara di ajang Indonesia Investment Promotion Center di Seol, Korsel, akhir pekan lalu.

Berdasarkan data investasi asing Januari-September 2016 Korsel menduduki peringkat ke-8 dengan nilai investasi 743 juta dolar AS yang mencakup 1.944 proyek. Investasi asal Korsel ini menyumbang 3,5 persen dari total realisasi investasi asing pada periode tersebut.  Investasi negeri ginseng itu menunjukkan tren kenaikan, periode  sama tahun 2015 nilai investasinya Rp453,4 triliun, naik  sebesar 13,4 persen.  Tenaga kerja yang terserap sebanyak 960.041 orang.

Thomas menyatakan sektor pariwisata sangat potensial untuk mendongkrak perekomian nasional. Ia memberi wisatawan Tiongkok yang datang ke Manado naik dari 12 ribu orang per tahun menjadi 12 ribu orang per bulan setelah dibuka penerbangan low cost Manado-Tiongkok. “Ini meningkatkan kebutuhan hotel, resort, leisure, entertainment, dan sektor properti lainnya. Makanya pemerintah menggenjot pembangunan dan mengembangkan kota-kota metropolitan baru sebagai karpet merah untuk investasi asing,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments