Friday, July 19, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedHotel Dharmawangsa Akan Dijual Lebih Rp1 Triliun

Hotel Dharmawangsa Akan Dijual Lebih Rp1 Triliun

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Kabar kurang sedap menerpa Hotel Dharmawangsa di Jl Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hotel bintang lima yang kerap dijadikan tempat acara kaum sosialita dan kalangan atas itu digosipkan akan dijual. Menurut informasi yang beredar luas di kalangan media  hotel tersebut oleh pemiliknya akan dijual seharga Rp1,4 triliun.

Hotel Dharmawangsa

Hotel Dharmawangsa

Keinginan untuk menjual hotel modern kontemporer di kawasan elit itu disebut-sebut karena rendahnya tingkat hunian (okupansi). Di salah satu forum media online yang memuat isu ini dijelaskan Hotel Dharmawangsa memiliki 100 unit, bangunan 2,4 ha di atas tanah 7.995 m2. Aset yang hendak diperjualbelikan itu mencakup 20 unit apartemen, sport centre, kolam renang outdoor –indoor, 4 lounge dan bar, serta lainnya.

Ini sebenarnya bukan isu baru karena sudah muncul ke forum media online sejak 25 April 2014. Isu ini kembali menghangat karena dalam satu minggu belakangan sejumlah pengusaha kaya di Indonesia menerima broadcast message tentang penawaran Hotel Dharmawangsa. Di forum online tertulis hotel tersebut akan dilepas seharga Rp1,1 triliun, sementara di broadcast BBM dipatok sebesar Rp1,4 triliun.

Dalam pesan tersebut pemilik hotel menetapkan mekanisme transaksi yang harus dipenuhi calon pembeli. Pihak pembeli (buyer) menerbitkan SPH (surat pelepasan hak) resmi di atas surat berkop resmi yang dilegalisir notaris. Di situ notaris menyatakan bahwa buyer punya kemampuan dana untuk mentransaksikan aset ini. “Tanpa legalisir kami tidak akan menerima SPH buyer,” demikian kelanjutan dari mekanisme transaksi yang diminta. Setelah SPH diterima pemilik hotel akan mengundang buyer ke notaris untuk mengecek semua dokumen legal.

Mekanisme transaksi juga dijelaskan secara rinci mulai dari penerbitan SPH (Surat Pelepasan Hak) oleh pembeli di atas kop surat resmi yang dilegalisir oleh notaris hingga pihak owner akan mengundang pembeli untuk mengecek semua dokumen legal di hadapan notaris.

Menanggapi desas-desus tersebut, Public Relations Executive The Dharmawangsa, Anindhita Indira menegaskan, bahwa hal itu tidak benar. “Sampai saat ini dari manajemen Hotel Dharmawangsa belum mengeluarkan informasi mengenal hal itu. Tidak ada statement (pernyataan) seperti itu (yang menyatakan hotel ini dijual),” ungkapnya kepada housing-estate.com saat dikonfirmasi melalui seluler, di Jakarta, Senin (23/11).

Ia menjelaskan, kabar itu memang sudah ramai diberitakan di luar. “Masalah itu memang sedang kami tindaklanjuti. Kalau seandainya ada informasi, kami akan hubungi Anda,” imbuhnya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments