Friday, March 1, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedBali Banjir Hotel Mewah             - Housing-Estate.com - Portal Berita Properti No....

Bali Banjir Hotel Mewah             – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Bali  tetap bertahan sebagai salah satu destinasi wisata paling menarik di dunia. Status itu layak disandang oleh Pulau Dewata yang baru menyabet predikat  pulau terbaik kedua di dunia dan nomor satu di Asia dari majalah Travel +Leisure. Tahun lalu Bali kedatangan hampir empat juta wisatawan asing. Wisatawan domestik lebih banyak lagi, sekitar dua kali lipatnya. Jangan heran hotel tumbuh subur  khususnya di kawasan wisata.

Ritz Carlton Nusa Dua

Ritz Carlton Nusa Dua

Colliers International Indonesia, perusahaan konsultan properti global, mencatat selama tahun 2015 ada 26 hotel baru beroperasi di Bali. Sebagian besar hotel bintang empat dan lima. “Jumlah kamarnya sebanyak 4.118, hotel bintang empat sebanyak 1.596 kamar dan bintang lima 1.874 kamar. Sisanya hotel bintang tiga,” ujar Ferry Salanto, Associate Director Colliers Indonesia, saat menyampaikan Property Market Report di Jakarta, Rabu (6/1).

Tahun ini pertumbuhan hotel baru lebih dasyat, dua kali lebih banyak dari tahun 2015. Menurut  Ferry, tahun 2016 ada 50 hotel baru yang akan beroperasi. Sama seperti tahun sebelumnya mayoritas hotel mewah bintang empat dan lima. Hotel bintang tiga hanya 14 (28 persen). Hotel-hotel tersebut terkonsentrasi di beberapa kawasan wisata, seperti Jimbaran, Kuta, Ubud, Nusa Dua, dan Seminyak. Beberapa lainnya di Sanur, Tanjung Benoa, dan Bedugul. Bila ke-50 hotel itu beroperasi sesuai jadwal tahun ini akan ada tambahan kamar hotel sebanyak 8.253 unit.

Selain lebih semarak ada banyak muka baru atau operator baru, salah satunya Jumeirah yang mengelola hotel bintang 5 (104 kamar) di Jimbaran. Jumeirah adalah jaringan pengelola luxury hotel di dunia, antara lain Jumeirah Dubai dan Maldives. Nama baru lain adalah Amari, Indigo, Anvaya, Avani, dan The Eden.

Ferry menyebutkan semaraknya pembangunan hotel di Bali itu sejalan dengan tekad pemerintah yang ingin mengembangkan sektor pariwisata. Untuk mendukung hal itu pemerintah tengah mengkaji kebijakan bebas visa terhadap wisatawan dari sejumlah negara. Australia, China, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan adalah beberapa negara yang warganya paling banyak berkunjung ke Bali. Beberapa tahun terakhir wisatawan asal Rusia juga mulai banyak.

Menjamurnya hotel itu membuat okupansi atau tingkat isian hotel di Bali semakin tertekan. Sejak tahun 2013 hingga 2015 okupansinya cenderung merosot. Paling merosot kuartal I dan II 2015 di bawah 60 persen, kemudian naik tipis pada kuartal berikutnya.

Berbeda dengan hotel mewah, pembangunan budget hotel di Bali berlangsung lebih lamban. Selama 2015 hanya ada tambahan 321 kamar dari tiga hotel, Maison Boutique Hotel, Zodiak Seminyak, dan Favehotel Tohpati. Jika tidak ada perubahan tahun ini akan ada tambahan 5 budget hotel, salah satunya POP!Hotel Benoa (156 kamar).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments