Friday, December 1, 2023
Google search engine
HomeUncategorizedTax Amnesty Baru Diikuti 38 Persen Pengembang - Housing-Estate.com - Portal Berita...

Tax Amnesty Baru Diikuti 38 Persen Pengembang – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) yang diterapkan pemerintah berjalan sukses.  Menurut data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), tax amnesty gelombang pertama yang berakhir 30 September 2016 baru diikuti sekitar 5 persen atau sebanyak 436.834 wajib pajak. Karena itu potensinya masih ada 95 persen yang bisa ditarik pada periode berikutnya.

Munas REI

Munas REI

Tax amnesty tersebut disambut cukup antusias oleh kalangan pengusaha properti. Menurut Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Robert Pakpahan, dari 2.613 anggota asosiasi Realestat Indonesia (REI) baru sekitar 38 persen yang ikut program tax amnesty.

“Nilai tebusan pajak dari sektor properti yang terendah mulai Rp2 ribu dan yang tertinggi Rp302,95 miliar. Nilai rata-rata tebusan tax amnesty dari anggota REI Rp578,7 juta dengan total nilai tebusan mencapai Rp180,24 triliun dari 986 wajib pajak,” ujarnya di acara Musyawarah Nasional (Munas) REI ke-15 di Jakarta, Rabu (30/11).

Robert mengimbau para pengusaha memanfaatkan program tax amnesty karena dampaknya sangat positif bagi perekonomian. Pertumbuhan ekonomi tahun 2017 diprediksi lebih baik dengan tingkat pertumbuhan 5,1 persen dan inflasi tidak lebih 4 persen. APBN 2017 yang mencapai Rp2.000 triliun juga akan mendorong perekonomian nasional.

“Outlook ekonomi kita tahun depan lebih realistis, dengan belanja negara mencapai Rp2.000 triliun  potensinya akan sangat besar untuk sektor properti. Subsidi negara untuk energi sebesar Rp315 triliun terus diturunkan hingga tahun ini hanya dialokasikan Rp77,3 triliun. Selisih subsidi ini dialihkan untuk proyek infrasturktur sehingga potensi untuk sektor properti juga semakin besar,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments