Saturday, July 13, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedSoal Hunian Berimbang, Pemerintah Siap Berdialog

Soal Hunian Berimbang, Pemerintah Siap Berdialog

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Pemerintah tampaknya akan akomodatif  terhadap aspirasi pengembang mengenai pelaksanaan pola hunian berimbang 1:2:3.  Sesuai  UU No. 1 Tahun 2011 mengenai perumahan dan kawasan permukiman (PKP) dan PP No.14/2016 sebagai aturan turunannya, setiap pembangunan satu rumah mewah harus diikuti dua rumah menengah dan tiga rumah sederhana. Sesuai beleid tersebut rumah sederhana harus dibangun satu hamparan dengan dua kategori lainnya. Pengembang keberatan dengan ketentuan ini karena harga tanahnya sudah mahal. Mereka meminta kategori tiga (rumah sederhana) dapat dibangun di lokasi terpisah.

Ilustrasi

Ilustrasi

“Selain PP, aturan hunian berimbang ini juga sudah termuat di dalam peraturan menteri (permen) Kemenpupera. Kami terbuka dengan pengembang untuk membahas soal ini, apa konsep 1:2:3 mau diubah atau mau seperti apa,” ujar Syarif Burhanuddin, Dirjen Penyediaan Perumahan Kemenpura, di Jakarta, Kamis (23/6).

Syarif menyatakan Kemenpupera siap membuka dialog dengan kalangan pengembang. Pemerintah ingin mendapatkan formula terbaik pelaksanaan pola hunian berimbang tersebut karena ini menjadi amanat undang-undang.  Terbuka peluang komposisinya diubah atau lokasi pembangunannya di luar kawasan pengembangan yang sudah ada. Yang penting pengembang harus punya komitmen membangun hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

“Dengan dialog akan ada masukan untuk pelaksanaan aturan ini. Kami berharap pengembang mendukung program pemerintah khususnya untuk membangun hunian yang terjangkau bagi masyarakat bawah,” pungkasnya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments