Monday, July 15, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedSengketa Tanah Mendominasi Perkara Pengadilan

Sengketa Tanah Mendominasi Perkara Pengadilan

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Menurut Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan (BPN) Sofyan A. Djalil, saat ini 70 persen perkara di pengadilan mengenai masalah pertanahan. Salah satu pemicunya karena buruknya masalah pemetaan dan pencatatan yang kemudian berujung di pengadilan..

Sofyan Jalil, Menteri Agraria dan Tata Ruang

Sofyan Jalil, Menteri Agraria dan Tata Ruang

“Makanya sengketa ini harus dicegah dari hulunya, selama ini yang terjadi selalu bermasalah di muara, makanya pengadilan penuh dengan sengketa pertanahan. Hulunya itu pemetaan, pengukuran, dan penerbitan sertipikat oleh negara, ini yang harus terus kita tingkatkan,” ujarnya di Jakarta, Jumat (21/4).

Untuk itu Sofyan menginstruksikan kepada seluruh jajarannya menjadi bagian dari solusi permasalahan sengketa tanah dengan dimulai dari pelayanan di kantor-kantor pertanahan.  Ia menegaskan tidak boleh lagi ada warkah (surat tanah yang telah ditandai atau diperiksa) hilang karena ini merupakan dokumen untuk menyelesaikan sengketa pertanahan dengan lebih mudah dan cepat. Salah satu reformasi yang di Kantor ATR/BPN adalah pelayanan pertanahan secara holistik dan setiap jajaran petugas bisa membahas dan menguraikan hal-hal yang akan menimbulkan sengketa.

“Tugas yang sudah diintstruksikan Presiden Joko Widodo untuk menerbitkan 5 juta sertipikat tanah tahun ini kita tuangkan di Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Kami juga terus melakukan pemetaan tanah yang belum terdaftar. PTSL ini juga untuk memberikan kepastian sehingga orang tidak ragu lagi membeli tanah karena status maupun kepastian hukumnya jelas,” pungkasnya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments