Friday, April 19, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedSatu Lagi Kompleks Judi Dibuka di Manila

Satu Lagi Kompleks Judi Dibuka di Manila

Housing-Estate.com, Jakarta – Kemilau Macau sebagai kota judi di Asia sepertinya mulai meredup. Tahun lalu, pendapatan total dari 35 kasino yang ada di kota bernuansa Portugis satu-satunya di wilayah Tiongkok itu turun 2,6 persen menjadi 44 miliar dolar AS (Rp 555,54 triliun). Hal itu menyusul melemahnya perekonomian Tiongkok Daratan, ditambah dengan kebijakan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, yang melarang keras gratifikasi.

Pendapatan City of Dreams Macau tahun lalu bahkan merosot 17,4 persen. Demikian menurut pihak pemilik kasino terbesar di Macau, saat pembukaan venue kasino paling top sejagat terbarunya di Filipina. Kompleks kasino yang diberi nama City of Dreams Manila itu didirikan oleh jutawan Macau Lawrence Ho Yau-lung, James Packer dan orang paling kaya se-Filipina, Henry Sy. Tepatnya kerjasama Melco Crown dan Sy, pemilik perusahaan operator pusat belanja terbanyak se-Filipina dan beberapa bank. Sebagai sebuah komplek pusat hiburan, bagi Melco Crown ini adalah proyek integrated resort kedua dari empat yang direncanakan.

City Of Dreams, Manila

City Of Dreams, Manila

Lahannya seluas 120 ha, dengan konsep Las Vegas Strip-style casino hub. Pembangunan City of Dreams Manila ini menghabiskan biaya sampai 1 miliar dolar AS atau lebih dari Rp 12,63 triliun. Kompleks ini merangkum tiga hotel mewah yang antara lain dikelola Hyatt, dengan jumlah 946 kamar, pusat belanja dengan international branded tenants, entertainment dan tentunya kasino.

Menurut Lawrence Ho yang tak lain adalah anak Stanley Ho Hung-sun, pemilik kasino terbesar di Macau, dipilihnya Manila, sebab Filipina dinilai adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat dalam beberapa tahun terakhir. Bisnis judi di Filipina ini juga berkembang dan mulai jadi pilihan para gamblers di kawasan Asia, selain Macau dan Singapura.

“James dan saya sudah membangun bisnis ini sejak sepuluh tahun lalu dan visi kami adalah selalu mencari lokasi terbaik di Asia untuk mengembangkan bisnis ini. Filosofi kami sederhana, kami hanya ingin membangun sesuatu yang bisa kami banggakan,” papar Lawrence Ho.

Packer, yang tak lain salah satu profesional di Melco, mencatat bahwa bisnis wisata Filipina juga sedang meningkat. Clarence Chung Yuk Man, chairman and president of Melco Crown Philippines, menerangkan bahwa pasar perjudian di Filipina sangta besar, setidaknya mencapai 2,3 miliar dolar AS (Rp 29 triliun) per tahun.

Menurut bank investasi Australia, Macquarie, negara dengan pendapatan per kapita senilai 6,985 dolar AS ini, pada tahun 2017, pendapatan dari bisnis perjudiannya akan mencapai angka 4,8 miliar dolar AS atau lebih dari Rp60 triliun.

Seluruh kasino di City of Dreams direncanakan beroperasi penuh pada tahun 2017. Pada dua tahun mendatang, ekspansi kompleks kasino lain yaitu Solaire direncanakan juga rampung. Casino resort pertama di Manila ini sedang dikembangkan dan akan menghabiskan dana senilai 500 juta dolar AS (Rp6,3 triliun).

(Sumber: South China Morning Post)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments