Saturday, September 23, 2023
Google search engine
HomeUncategorizedRumah Jadi Dalam Sehari - Housing-Estate.com - Portal Berita Properti No. 1...

Rumah Jadi Dalam Sehari – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

SCG Heim menawarkan konstruksi rumah pabrikasi antigempa yang bisa dibangun dalam sehari.

Housing-Estate.com, Jakarta – Kini membuat seribu candi dalam semalam bukan lagi kisah Roro Jonggrang. Produsen bahan bangunan SCG (Thailand) berkolaborasi dengan Sekisui Sales Co Ltd (Jepang) mengembangkan rumah yang bisa dibangun dalam sehari berlabel SCG Heim. Sekisui Heim pertama kali diperkenalkan tahun 1970 dalam International Good Living di Tokyo. Konsepnya menyediakan rumah ramah lingkungan yang aman dan nyaman untuk 60 tahun pemakaian.

Bagian-bagian rumah dibuat secara modular di pabrik, lalu dikirim dan dibangun di lokasi sesuai desain. Proses pabrikasi dimaksudkan untuk mengurangi penumpukan debu, limbah, dan sampah dari kegiatan membangun rumah. Sistem zero emission yang diterapkan di pabrik berupa pendaur-ulangan 100 persen sisa-sisa dan sampah material dari produksi.

rumah langsung jadi dalam sehari

Seri rumah lansia

SCG Heim dipasarkan pertama kali di Thailand tahun 2009 sebanyak 130 unit senilai 1 miliar Baht. Meskipun pabrikasi, model rumah ditawarkan dengan gaya arsitektur terkini dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan penghuni. Pilihan model rumah ada yang kontemporer dan modern. Menyangkut besar bangunan, denah (layout) dan finishing-nya dibedakan lagi dalam beberapa kelompok tipe.

Seri pertama Ultimate ukurannya di atas 400 m2 seharga 10-20 juta Baht (sekitar Rp4 – 8 miliar) per unit. Setahun lalu SCG Heim menawarkan tipe lebih kecil Smart Series antara 160 – 200 m2 seharga 5 juta Baht (sekitar Rp 2 miliar) per rumah. Tipe lain Harmony Series dan Care Series. Seri terakhir khusus untuk penghuni lansia berupa rumah satu lantai yang meminimalkan undakan dan desain kamar mandi.

Prosedur pemesanan unit rumah setelah pemilihan model adalah survei lokasi. Tidak semua lokasi lahan bisa dibangun. Jika karakteristik lahan tidak memadai, proses konstruksi rumah tidak akan dilanjutkan.

rumah langsung jadi dalam sehari

Modular dan tahan gempa

Setiap unit SCG Heim memiliki kekuatan struktur tahan gempa sampai 6–7 skala Richter. Struktur rangka memakai bahan baja dilapisi zinc, alumunium and magnesium (ZAM) agar tahan korosi dan karat. Desain rumah mengikuti sistem modul berukuran 3,6 x 2,25 m2, 4,5 x 2,25 m2, dan 5,4 x 2,25 m2 dengan ketinggian 2,8 dan 3,3 m. Modul ini sudah disesuaikan dengan ukuran transportasi yang mengangkutnya.

Konstruksi unit rumah 80 persen dikerjakan di pabrik. Karena itu akurasinya sangat tinggi. Selebihnya perakitan di lokasi lahan. Karena tidak ada pengerjaan konstruksi di lapangan, Heim menjamin proses pembangunan lebih cepat dan hampir tanpa debu, sehingga tidak mengotori lingkungan sekitar.

Waktu rekonstruksi per unit Heim di pabrik sekitar 60 hari, jauh lebih singkat dibanding konstruksi kayu konvensional bisa 90 – 150 hari dan konstruksi prefabrikasi 90 – 120 hari. Pendirian struktur unit Heim dari pondasi, dinding, hingga atap hanya perlu satu hari.

Kelemahan cara membangun konvensional yang memakan waktu lama kadang menyebabkan bagian bangunan terpapar panas dan hujan. Kelembaban pada bangunan bisa memicu karat, korosi, dan deformasi struktur yang membuat berkurangnya daya tahan rumah di masa mendatang.

Tahap terakhir dari proses pendirian SCG Heim adalah finishing, meliputi pemasangan sanitari, kelistrikan, lapisan dinding, dan lantai keramik serta pengecatan selama 4 – 6 bulan tergantung besar rumah.

Konstruksinya dirancang fleksibel dipindahkan dan digunakan lagi dengan kekuatan bangunan sama seperti baru. Rumah lama bisa diurai bagian per bagian dan diperbaiki di pabrik, lalu direkonstruksi menjadi rumah baru. Sistem modular memberi kemudahan dalam desain dan pembangunan yang bisa dilakukan sendiri oleh pemilik.

Air factory system

SCG Heim juga mengaplikasikan teknologi smart home yang mengarah pada penghematan energi dan konstruksi berkelanjutan (sustainable). Di antaranya sistem insulasi untuk mengondisikan suhu dalam rumah tetap stabil dan mengurangi perambatan panas. Pada dinding eksterior diterapkan lapisan ganda dari keramik di bagian luar dan papan semen di sisi dalam. Di tengah dua dinding diletakkan material insulasi setebal 10 cm. Dinding berjendela diisi kaca dobel 6-7 mm untuk mereduksi panas masuk ke dalam rumah. Sisi luar memakai kaca yang dilaminasi, bagian dalam green glass. Sisi terluar jendela dilapisi pula dengan jaring-jaring untuk melindungi dari debu dan serangga. Sistem insulasi juga diaplikasikan di bagian atap sebesar 20 cm.

SCG Heim merancang sistem ventilasi udara yang disebut air factory system. Sistem yang dikembangkan Sekisui itu untuk menjaga kualitas udara di dalam ruang (indoor air quality) tetap baik dan sehat sepanjang hari. Udara di dalam rumah rentan terhadap polutan dari cat furnitur yang mengandung formalin (formaldehyde), debu dari kain penutup furnitur, karpet dan tirai.

Teknologi ventilator ganda dipasang di bawah lantai untuk mengambil udara luar ke dalam melewati filter khusus yang mampu menghilangkan debu, polutan, dan asap. Sistem kemudian bekerja memproduksi udara bersih yang disebarkan ke seluruh ruang secara mekanis melalui pipa-pipa. Udara yang mengalir dan kembali kotor akan otomatis mengalir lagi (seperti boomerang) ke outlet exhaust untuk dikeluarkan dari dalam rumah. Rekayasa aliran udara dengan menukarkan panas (heat exchanger) ini, terbukti dapat menurunkan suhu ruang hingga 3-5 derajat Celcius. Dengan begitu pemakaian pendingin udara bisa ditekan.

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments