Friday, April 19, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedPeta Jalan Perumahan di Era Orde Baru Lebih Jelas - Housing-Estate.com -...

Peta Jalan Perumahan di Era Orde Baru Lebih Jelas – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Berdasarkan data jumlah penduduk Indonesia yang sudah berkeluarga, ada sekitar 15 juta keluarga yang belum memiliki rumah. Sebaran angka defisit (backlog) ini terbesar di pulau Jawa yang membutuhkan 7,7 juta rumah, Sumatera 2,96 juta, Kalimantan 805 ribu rumah, Sulawesi 950 ribu rumah, Maluku 139 ribu, Papua 183 ribu, Bali dan Nusa Tenggara 692 ribu rumah.

Menurut Direktur Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda, bila backlog ini dipenuhi dengan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dibutuhkan dana sekitar Rp50 triliun per tahun. “Dari jumlah ini alokasi dana dari pemerintah hanya sekitar 20 persennya. Wacana penurunan bunga FLPP dari 7,25 persen menjadi 5 persen memang bagus, tapi itu artinya alokasi dana pemerintah harus di atas 80 persen, apa ada dananya?” ujarnya kepada housing-estate.com di Jakarta, Kamis (26/2).

Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda

Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda

Karena itu menurut Ali, konsep perumahan rakyat yang dikembangkan pada masa orde baru dinilainya lebih bagus dibandingkan saat ini. Masa orde baru kita memiliki pilar perumahan dan peta jalan yang lebih jelas. Contohnya, ada Perumnas yang mengembangkan perumahan publik, ada Bank BTN yang fokus untuk pembiayaan perumahan rakyat dan sekarang Perumnas dibiarkan bekerja seperti swasta dan Bank BTN selalu diganggu dengan isu akuisisi.

“Kalau pemerintah mau mengembalikan peran masing-masing institusi perumahan ini dan memberikan dukungan regulasi serta pembiayaannya, pasti persoalan perumahan bisa lebih cepat diselesaikan. Sekarang malah program sejuta rumah tapi nggak jelas peta jalannya, ujung-ujungnya mengandalkan pengembang juga, ya nggak bisa dia kan bisnis,” tegasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments