Monday, June 24, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedPerumnas: Yang Tinggal Di Hunian TOD Itu Orang Kaya

Perumnas: Yang Tinggal Di Hunian TOD Itu Orang Kaya

Housing-Estate.com, Jakarta – Perumnas tengah menggenjot pembangunan hunian yang terintegrasi dengan transportasi massal atau transit oriented development (TOD). Hunian TOD dikembangkan Perumnas bekerja sama dengan perusahaan lain seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI). Bentuknya berupa proyek apartemen terpadu di atas stasiun dan pasar.

Bambang Triwibowo (mantan Dirut PP)

Bambang Triwibowo (mantan Dirut PP) dok. Perumnas

Menurut Direktur Utama Perumnas Bambang Triwibowo, orang yang tinggal di hunian TOD adalah orang kaya. “Bagaimana tidak kaya. Dia tinggal di atas stasiun, ke mana-mana mau pergi ke seluruh penjuru, diantar dengan satu rangkaian kereta. Kalau orang kaya biasa pakai mobil, ini pakai kereta. Jadi, kaya banget,” katanya saat peresmian dimulainya pembangunan TOD Pondok Cina, Depok (Jawa Barat), Senin (2/10).

Ke depan tren hunian perkotaan yang akan sangat diminati adalah yang berkonsep TOD seperti ini. TOD Depok sendiri merupakan yang kedua dibangun Perumnas yang akan mencakup empat tower mencakup 3.693 unit hunian. Yang pertama telah mulai dibangun TOD Tanjung Barat, Jakarta Selatan, sebanyak dua menara (1.232 unit), 15 Agustus 2017.

Bambang juga menyebut dampak dari hunian dengan konsep TOD akan sangat besar. Dengan terintegrasi sarana transportasi massal, hunian TOD akan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sehingga mengurangi kemacetan, polusi, dan biaya transportasi.

“Berhuni di apartemen dengan konsep TOD sangat memudahkan. Dari TOD Depok ke Jakarta hanya 20 menit dengan ongkos Rp4.500 sekali jalan. Sangat murah. Coba kalau kita pakai kendaraan pribadi, berapa besar biayanya. Belum pemborosan waktu. Dampak TOD ini luar biasa. Makanya akan terus diperbanyak di stasiun-stasiun kereta dan pasar-pasar,” jelasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments