Saturday, July 13, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedPengembang Akui LTV dan PPnBM Ada Positifnya - Housing-Estate.com - Portal Berita Properti...

Pengembang Akui LTV dan PPnBM Ada Positifnya – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Tidak semua pengembang berpandangan negatif  terhadap kebijakan Bank Indonesia (BI) tentang LTV (loan to value). Demikian juga mengenai rencana pemerintah menerapkan batasan baru tentang pengenaan PPnBM di sektor properti. Berdasar aturan BI, untuk pembelian rumah di atas 70 meter persegi depe-nya minimal 30 persen, sedangkan depe untuk rumah kedua 40 persen. Aturan ini oleh mayoritas pengembang dinilai menghambat pemasaran property.

Ilustrasi

Ilustrasi

Widijanto, CEO AKR Land, pengembang superblok di Jakarta, Manado, dan Surabaya, menilai aturan LTV dan PPnBM bagus untuk menstabilkan sektor properti dan mencegah terjadinya buble seperti yang terjadi di AS. Berdasar aturan yang akan berlaku, rumah atau apartemen di atas Rp2 miliar akan terkena PPnBM. Sebelumnya obyek PPnBM di atas Rp10 miliar.

“Aturan PPnBM itu artinya, pemerintah mau mendorong supaya pengembang membangun properti murah, yang mampu beli seharga Rp2 miliar, ya tinggal dibayar pajaknya. Jadi, pemerintah memaksa kita supaya memikirkan bagaimana membuat properti yang lebih terjangkau,” ujar Widijanto kepada housing-estate.com di Jakarta, Selasa (10/9).

Adapun  penerapan LTV bertujuan agar rumah-rumah yang harganya terjangkau dibeli oleh orang yang membutuhkan atau pengguna akhir (end user), bukan dibeli investor. Bila yang terjadi sebaliknya, kalangan end user akan membeli dari investor dengan harga yang lebih mahal.

“Indonesia itu penduduknya besar dan mayoritas kalangan produktif yang membutuhkan rumah. Kalau nggak diatur dengan LTV maupun PPnBM, kalangan seperti ini akan sulit punya rumah dan kita nggak akan pernah bisa menyelesaikan backlog perumahan,” imbuhnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments