Friday, July 12, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedPengambilan Air di Jakarta Akan Dibatasi - Housing-Estate.com - Portal Berita Properti...

Pengambilan Air di Jakarta Akan Dibatasi – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Penyedotan air dari permukaan tanah khususnya untuk bangunan komersial seperti gedung pencakar langit telah membuat permukaan Jakarta turun mencapai 10-12 cm setiap tahunnya. Bila hal ini terus dibiarkan diperkirakan pada 15 tahun yang akan datang tidak akan ada lagi air yang mengalir di sungai Jakarta, belum lagi potensi banjir karena permukaan tanah Jakarta menjadi lebih rendah dari permukaan laut.

Ilustrasi

Ilustrasi

Untuk itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama (Ahok), setuju untuk melarang gedung-gedung di Jakarta mengambil air dari permukaan tanah. “Yang terutama dari sumur dalam, kalau pengambilan air tanah dari sumur dangkal tidak terlalu berpengaruh terhadap penurunan muka tanah,” ujarnya di acara roundtable meeting on land subsidence di Balaikota, Selasa (26/5).

Untuk awalnya, Ahok akan menyiapkan peraturan gubernur (perda) untuk melarang pengambilan air tanah oleh gedung-gedung milik pemprov. Ia juga bersedia untuk menggelontorkan investasi yang sangat besar untuk pengelolaan air di Jakarta agar suplai terjamin namun tidak merusak daya dukung kota.

“Pokoknya seluruh gedung yang sudah mendapatkan suplai air dari PDAM tidak boleh lagi mengambil dari permukaan tanah. Kami juga akan melakukan reklamasi untuk mengurangi dampak penurunan muka tanah,” tandasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments