Saturday, June 22, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedPemda Diminta Awasi Pelaksanaan Hunian Berimbang

Pemda Diminta Awasi Pelaksanaan Hunian Berimbang

Housing-Estate.com, Jakarta – Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) Syarif Burhanuddin, berharap pemerintah kabupaten dan kota (Pemkab/Pemkot) lebih berperan dalam pelaksanaan hunian berimbang 1-2-3. Hunian berimbang merupakan amanat undang-undang yang harus dilaksanakan pengembang. Yaitu setiap membangun satu rumah mewah diikuti dua rumah menengah dan tiga rumah sederhana sebagaimana tertuang dalam pasal 36 (3) UU No. 1/2011 tentang  Perumahan dan Permukiman.

rumah sederhana rumah murah pembangunan rumah

“Selama ini pengembang berkelit (tidak melaksanakan hunian berimbang) karena belum ada turunan maupun aturan teknis undang-undang ini. Padahal aturan ini seharusnya langsung dikerjakan sejak undang-undang berlaku. Karena itu diperlukan dukungan pemda, misalnya IMB tidak dikeluarkan kalau dalam site plan tidak menunjukkan komposisi hunian berimbang,” ujar Syarif di Jakarta, Jumat (8/1).

Syarif menyatakan Pemda menjadi kunci pelaksanaan hunian berimbang. Kalau konsep hunian berimbang dilaksanakan ia optimis defisit perumahan (backlog) yang diperkirakan sebanyak 13,5 juta unit dapat segera diselesaikan. Sayangnya, imbuh Syarif, kalangan pengembang hanya mau membangun hunian komersial. Padahal 60 persen segmen pasar perumahan kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Sebetulnya tidak cukup alasan bagi pengembang menolak hunian berimbang karena pelaksanaannya tidak memberatkan mereka. Rumah sederhana yang dibangun tidak harus satu hamparan dengan hunian komersial. Yang penting lokasinya masih dalam satu wilayah kabupaten/kota.

“Pengembang beralasan harga lahannya tidak memungkinkan dibangun rumah sederhana, makannya mereka dibolehkan membangun di satu wilayah tidak perlu satu hamparan. Ini amanat undang-undang, ada sanksi pidananya dan bisa dicabut izin usahanya,” tandasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments