Wednesday, June 12, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedPasar Apartemen di Bekasi Semakin Tertekan - Housing-Estate.com - Portal Berita Properti...

Pasar Apartemen di Bekasi Semakin Tertekan – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Hukum penawaran dan permintaan (supply & demand) tidak dapat dilawan. Akibat jor-joran pembangunan apartemen di Bekasi, Jawa Barat, pasar apartemen di kawasan itu semakin tertekan. Tidak seperti satu hingga dua tahun lalu, sekarang penjualan apartemen cukup seret. Grup pengembang besar yang setahun lalu berhasil memasarkan ribuan unit pada saat launching sekarang tidak dapat mengulangi lagi. Tower baru yang diluncurkan di lokasi sama belum lama ini terjual  kurang dari 20 persen. “Dari sekitar 1.200 unit yang ditawarkan hanya terjual 200-an unit,” ujar seorang broker di Bekasi, Rabu (2/9).

Apartemen The Springlake View Bekasi

Salah satu apartemen di kota Bekasi

Ia menyebutkan konsumen yang membeli pada tahap pertama tidak sedikit yang membatalkan pembeliannya. Sebagian besar pembelinya investor. Di saat perekonomian semakin melemah mereka lebih berhati-hati membelanjakan uangnya. “Harga yang ditawarkan pengembang terlalu tinggi. Tipe studio (25 m2) dijual Rp500 juta tunai bertahap 60 bulan.  Sekarang mereka berpikir dengan uang sebesar itu lebih baik dibelikan rumah, dapatnya lebih besar dan ada tanahnya” imbuhnya.

Alwi Bagir Mulachela, Dirut PT Selaras Mitra Sejati, pengembang apartemen Grand Cut Meutia di Jl Cut Meutia Bekasi mengakui fenomena itu. Mantan Sekjen REI itu mengaku pusing karena pemasaran proyeknya seret. Ia mengatakan di Jl Cut Meutia dan sekitarnya ada 12 proyek apartemen tengah dipasarkan. Sementara Grand Cut Meutia dilansir paling belakang. “Sejak di-launching tahun lalu baru laku 300 unit,” kata Alwi kepada HousingEstate belum lama ini.

Tower pertama (Tower Brawijaya) terdiri atas 900 unit. Unit yang dipasarkan tipe 2 & 3 kamar seharga Rp500 juta dan Rp800 juta. Alwi menyebutkan izin pembangunan apartemen di Bekasi cukup mudah, tapi pasarnya berat. Karena itu dari tiga tower yang akan dibangun, dua tower ditunda.

Alwi mengatakan, konsumen apartemen di Bekasi banyak tersedot Summarecon Bekasi yang memasarkan apartemen Springlake sebanyak delapan tower. Empat tower tahap pertama terjual habis, sekarang dipasarkan tahap dua, The Springlake View. Selain itu ada Grand Kamala Lagoon yang sudah menjual hamper dua ribu unit di dua tower. Itu belum termasuk apartemen Tamansari Iswara, Kemang View, Indigo, Lagoon Apartment, BTC City, dll.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments