Saturday, April 13, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedParung Panjang, Bukan Lagi Hunian Kaum Pinggiran - Housing-Estate.com - Portal Berita...

Parung Panjang, Bukan Lagi Hunian Kaum Pinggiran – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dulu dikenal sebagai kawasan tempat tinggal kaum pinggiran. Kendati cukup jauh, kelompok masyarakat menengah bawah itu membeli rumah di sana karena harganya paling terjangkau. Perum Perumnas yang memelopori dengan membangun rumah yang saat itu dikenal dengan istilah rumah sederhana dan (RS) dan rumah sangat sederhana (RSS), yaitu Bumi Parung Panjang.

Serpong Kencana

Serpong Kencana

Kini, Parung Panjang tidak lagi identik dengan hunian kaum pinggiran. Sejalan dengan semakin meroketnya harga rumah di Serpong  dan Karawaci, Tangerang, serta kawasan sekitarnya, seperti Cisauk dan Legok, kawasan Parung Panjang dilirik untuk pengembangan hunian menengah. Harga tanah yang masih cukup murah dan adanya jalur rel ganda (double track) Jakarta – Parung Panjang jadi alasan pengembang melirik kawasan ini.

Sekarang pengembang di Parung Panjang sudah berani memasarkan rumah seharga Rp400 jutaan – Rp1 miliaran. Bumi Jati Elok di Jl Raya Legok – Parung Panjang salah satu contohnya. Perumahan dari PT Bumi Jati Cipete itu melansir tipe 120/215 seharga Rp1,1 miliar. Terkecil tipe 40/92 dibandrol Rp430 juta. Masih ada tipe 55/90 Rp490 juta, 80/120 Rp680 juta, dan 100/165 Rp900 juta. Lokasinya sekitar lima menit dari Stasiun Parung Panjang sehingga ke Jakarta (Tanah Abang) bisa menumpang kereta.

Selain Bumi Jati Elok ada Serpong Kencana yang dikembangkan PT Blessindo Terang Jaya (Hanson Group). Perumahan seluas 47 ha ini baru memasarkan satu cluster (Silver) sebanyak 278 unit. Hanya satu tipe yang dipasarkan 45/72 seharga Rp385 juta (tunai). Pengembangannya terbagi dalam enam tahap mencakup delapan cluster dan apartemen dua tower. Karena itu pada pengembangan tahap berikutnya dapat dipastikan harganya akan semakin melambung.

Kelak hunian menengah bawah bakal semakin tersisih digantikan perumahan menengah karena Hanson Group berencana membangun proyek kota baru di kawasan ini. Millenium City, demikian nama proyek ttersebut mencakup area seluas 1.000 ha.  Selain hunian menengah dan menengah atas, di sini akan dibangun apartemen, hotel, mal, pusat bisnis, dan perkantoran. Proyek ini akan dikembangkan Hanson Group bersama Pelican Group, pemilik properti mewah di Jakarta, antara lain Pasific Place, hotel JW Mariot dan Ritz Calrton.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments