Monday, May 27, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedParamount Land Kejar Pendapatan Rp3 Triliun

Paramount Land Kejar Pendapatan Rp3 Triliun

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Paramount Land, pengembang Paramount Serpong (1.000 ha) di Serpong, Tangerang, dan dua proyek perumahan di Semarang dan Manado, tahun ini memasang target pendapatan moderat sebesar Rp3 triliun. Angka tersebut sama persis dengan target tahun 2015. Kondisi pasar properti yang belum membaik jadi pertimbangan menetapkan target. “Sepertinya awal semester pertama 2016 (kondisi pasar properti) masih berat,” kata Presiden Direktur PT Paramount Land Ervan Adi Nugroho, usai acara pengumuman pemenang Lomba Karya Tulis Jurnalistik ‘Supermarket Properti (SuperPro)’, di Jakarta, Kamis (7/1).

Paramount Serpong

Paramount Serpong

Paramount memasang angka realistis karena tahun lalu targetnya tidak tercapai. Pendapatan 2015 sekitar Rp2,25 triliun atau tercapai 75 persen. Menurut Ervan, pihaknya bukan satu-satunya pengembang yang gagal memenuhi target. Cukup banyak pengembang yang kinerjanya lebih buruk lagi. Kendati targetnya tidak dinaikkan, terang Ervan, pihaknya harus bekerja ekstra keras untuk mencapainya. Ia berharap pembangunan proyek infrastruktur yang menjadi unggulan pemerintahan Jokowi dapat berjalan sesuai rencana. Kalau pembangunannya bergulir multiplier efeknya besar dan ada uang yang beredar. Bila scenario itu berjalan pada semester kedua 2016 pasar properti akan mulai membaik.

Untuk mengejar target pendapatan tahun ini Paramount menyiapkan belanja modal sebesar Rp1,3 triliun. Dana tersebut akan dipakai untuk akuisisi lahan dan membiayai proyek barunya, seperti Paramount Village di Semarang dan Paramount Hills Manado, Sulawesi Utara. Selain itu Paramount juga akan menambah outlet SuperPro di Surabaya, Magelang, Balikpapan, dan Manado.

Selain meneruskan proyek-proyek yang sudah berjalan, Paramount tengah menyiapkan dua proyek perumahan. Pertama, proyek perumahan menengah seluas 60 ha di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kedua, di Curug, Tangerang, seluas 10 ha. Di Balikpapan perizinannya sedang dalam proses, sedangkan di Curug dalam tahap perencanaan.

Rencananya proyek Balikpapan akan diluncurkan tahun ini, paling lambat kuartal empat. Harganya, menurut Ervan, mulai di bawah Rp500 juta. Paramount akan menduplikasi konsep Paramount Serpong, yaitu menawarkan hunian dengan konsep custom home.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments