Saturday, April 13, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedPakar Marketing Berbagi Kiat Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean - Housing-Estate.com - Portal...

Pakar Marketing Berbagi Kiat Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan berlaku pada 31 Desember 2015 menjadi tantangan dan peluang bagi Indonesia. Tantangannya cukup berat waktu persiapannya tinggal satu tahun. Pada saat berlaku nanti seluruh produk dan jasa dari negara anggota Asean bebas masuk dan berkompetisi dengan produk lokal.

Menurut pakar marketing Hermawan Kartajaya, produk dan jasa kita sudah kalah karena banyak produk asing yang lebih bagus dan murah masuk sini. “MEA itu seluruhnya akan bebas berkompetisi, free flow of money yang artinya investasi dan free flow of people. Kalau kita sudah kompetitif kita nggak usah takut, tapi masalahnya saingan kita Thailand dan Philipina yang lebih pintar dan mau dibayar murah,” ujarnya kepada housing-estate.com di Jakarta, Rabu (7/1).

Hermawan Kartajaya, Pakar marketing, founder, dan CEO MarkPlus Inc

Hermawan Kartajaya, Pakar marketing, founder, dan CEO MarkPlus Inc

Bila kita kompetitif, perusahaan lokal bisa kosong karena kita di-hire oleh perusahaan asing yang masuk sini dan ini sudah terjadi di industri perbankan. Untuk sektor properti ini juga kesempatan karena nanti akan banyak developer asing yang masuk ke sini dan mereka pasti membutuhkan partner lokal.

“Jadi persaingannya bukan business to business (B to B) lagi tapi sudah people to people (P to P). Bukan lagi competitiveness of product tapi competitiveness of people, kalau kita tidak bisa bersaing ya tidak bisa karena ini sudah jadi satu masyarakat, satu komunitas,” imbuhnya.

Untuk itu diperlukan produktifitas dan kreatifitas untuk menjadi Wow People. Wow merupakan brand yang diusung Hermawan melalui lembaga MarkPlus untuk menyebut orang maupun produk yang dapat menguasai pasar. Untuk menjadi Wow People harus bisa menjadi produktif dengan efektifitas dan efisiensi, dan kreatifitas yang merupakan gabungan ide dan eksekusi.

“Kita harus memiliki sales force management untuk menjadi orang yang produktif dan kreatif, ide-idenya harus out of the box tapi juga bisa diaplikasikan. Ini tidak bisa tidak, waktunya hanya tahun ini,” tandasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments