Wednesday, July 17, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedPakar Fengshui: Pasar Properti Tiongkok Masih Fluktuatif

Pakar Fengshui: Pasar Properti Tiongkok Masih Fluktuatif

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Etnis Tionghoa mempercayai perhitungan fengshui dalam segala aspek kehidupannya. Tidak heran, setiap jelang Imlek atau tahun baru Tionghoa,  mereka beramai-ramai mendatangi peramal dan ahli fengshui untuk melongok “kehidupan” mereka sepanjang tahun ke depan. Yang ingin diketahui bukan sekadar kehidupan romansa atau keluarga, bahkan prospek bisnis dan investasi.

Menurut prediki Joseph Wong, master fengshui yang berbasis di Hong Kong, “Tahun ini perekonomian Tiongkok masih tumbuh tetapi akan lebih rendah daripada tahun lalu, tidak kuat.” Prediksinya memang serupa dengan analisa para ekonom yang disurvei CNNMoney, kalau pertumbuhan ekonomi Tiongkok hanya di sekitar 7 persen. Tahun lalu, negeri dengan perekonomian terkuat kedua  di dunia itu tumbuh hingga 7,4 persen. Jadi kata Julian Evans-Pritchard, ekonom Capital Economics, “Proyeksinya masih masuk akal.”

Ilustrasi

Ilustrasi

Lalu bagaimana dengan pasar propertinya?  Menurut Wong, “Pasar properti Tiongkok akan stabil di semeter pertama, tapi di semster kedua akan ada perubahan, baik naik maupun turun.”  Hal ini juga cukup bisa diterima “logika”, pasalnya akhir-akhir ini kondisi pasar properti di negeri panda itu memang tidak stabil, bahkan cenderung mengalami gangguan terhadap harga.

Namun banyak ekonom menilai, tahun ini, pasar properti itu masih akan suram. “Pasar masih kelebihan pasok dan pengembang masih memiliki banyak properti yang belum terjual,”kata Evans-Pritchard. Kalaupun terjadi banyak penjualan, katanya lagi, masih belum cukup untuk menyerap semua pasok, apalagi sampai mendorong perekonomian. Sebab, yang bisa mendorong pergerakan ekonomi adalah pembangunan baru. Sementara hal ini masih akan lemah di tahun ini dan  sulit untuk membantu pertumbuhan, seperti yang terjadi pada tahun lalu.

Tahun 2015 ini adalah tahun kambing kayu.  Dari lima elemen utama di alam: kayu,  air, metal, api dan tanah, yang akan “menguat” di tahun ini adalah elemen metal. Karena itu menurut Wong, tahun ini adalah tahun yang baik untuk bisnis yang memiliki elemen metal, seperti perbankan dan jasa keuangan. “Tapi hati-hati pada bulan Juni, Juli dan akhir Desember. Masa-masa itu akan terjak fluktuasi,” Wong memperingatkan.

“Peringatan” berbeda muncul dari Evans-Pritchard. “Tahun ini prospek bisnis perbankan Tiongkok justru buruk,” katanya tegas. Alasannya, karena  perbankan akan menekan habis margin suku bunganya, risiko kredit juga akan meninggi. Kondisi ini disebabkan perbankan di Tiongkok yang sudah jorjoran mengucukan kredit selama ini. Dengan kondisi bisnis yang tak baik, mereka akan kesulitan “menarik kembali” uang tersebut.  Bahkan, diyakini, akan banyak pebsisni yang tidak bisa membayar kreditnya, sehingga akan mengganggu sistem keuangan.

(Sumber: CNNMoney)

Lihat tampilan baru di housingestate.id

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments