Monday, May 27, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedNgopi dan Nyanyi di Teras

Ngopi dan Nyanyi di Teras

Teraskota menghadirkan ampiteater untuk acara musik dan kafe di area terbuka yang akrab.

Housing-Estate.com, Jakarta – Melewati malam di teras terbuka dengan secangkir kopi tarik sambil menikmati sajian langsung musik jazz, tentu terasa istimewa. Anda bisa menjajalnya setiap jumat malam di sudut area plaza Teraskota.

Ngopi-dan-Nyanyi-di-Teraskota-1

Sebagai mal berkonsep pusat hiburan dan kuliner di kawasan BSD City (6.000 ha), Tangerang Selatan, Banten, Teraskota rutin menggelar acara musik setiap minggunya. Jazz Friday misalnya, yang diusung dari kegiatan komunitas pecinta Jazz di BSD bertajuk Jajan Jazz, kerap menghadirkan musisi ternama seperti Fariz RM, Mus Mudjiono dan Tompi.

Para pemusik beratraksi di ampiteater melingkar di tengah plaza yang dikelilingi kafe-kafe berteras. Pelataran terbuka itu terletak di bagian belakang mal sebagai penghubung sekaligus pembatas antara bangunan mal dan hotel yang berada dalam satu kawasan.

Jika tidak ada acara musik, ampiteater sering dimanfaatkan oleh komunitas anak muda penari shuffle atau hiphop untuk arena latihan. Mereka akrab menyebut Teko sebagai singkatan dari Teraskota.

Egg Islands

Tampilan muka mal yang letaknya berdekatan dengan German Centre dan Ocean Park BSD ini sekilas seperti bangunan perkantoran. Tanpa warna-warni menyolok dan logo-logo merek penyewa (tenant) yang umumnya berukuran jumbo.

Egg island, lantai gantung yang nyentrik

Egg island, lantai gantung yang nyentrik

Setelah masuk ke dalam, kita baru bisa merasakan suasana yang berbeda dari kesan luarnya. Arsitek Sonny Sutanto yang merancangnya, menciptakan ruang dalam mal yang lebih atraktif dan dinamis.

Bangunan tiga tingkat itu dibagi dalam dua lantai terbuka dan satu lantai teratas berdesain agak tertutup. Lantai dasar dan lantai satu dihubungkan dengan void di bagian tengah, sehingga bisa saling melihat. Sedangkan suasana lantai teratas hanya diperlihatkan melalui dua lubang lingkaran yang berfungsi sebagai akses tangga berjalan. Dua eskalator ditempatkan di tengah ruang utama mal, terpisah pada bagian depan dan belakang.

Eskalator terlihat atraktif berada di tengah ruang

Eskalator terlihat atraktif berada di tengah ruang

Dari lantai satu tampak ornamentasi langit- langit menyerupai akar pohon didasari warna hijau neon dan disinari lampu selangseling. Di sekeliling lingkaran yang didesain berlapis-lapis pada plafon juga diberi lampu warna-warni sehingga terlihat menarik.

Sensasi lain yang dihadirkan di sini adalah lantai berbentuk oval yang dibuat menggantung seperti pulau. Posisi spot yang dinamai egg islands itu berada di ujung depan dan belakang lantai satu dan jelas terlihat dari lantai dasar.

Selain di area plaza, di bagian dalam lantai dasar Teraskota juga terdapat atrium untuk panggung acara musik. Sepanjang koridor utama, biasanya dijadikan area bazaar produk-produk fashion dan pameran mobil.

Zona Teras

Masing-masing penyewa di Teraskota menempati zona-zona tersendiri sesuai konsep mal. Ada Teras Food di lantai dasar yang diisi deretan resto dan kafe. Pecinta kuliner bisa mencicipi aneka menu dari makanan lokal, oriental, barat, hingga seperti Kafe Betawi, Duck King, Pepenero, Solaria, Sushi Misei atau yang terbaru: AHA.

Zona Teras Food di lantai dasar dan atrium

Zona Teras Food di lantai dasar dan atrium

Bagi yang ingin ngopi-ngopi sambil ngobrol tersedia Starbucks, Black Canyon Coffee, Bricks Lounge, Cream Fudge, Kopitiam Aunty Li dan Pancake Parlour. Ingin sedikit membakar kalori? Anda bisa menuju lantai satu sebagai zona Teras Fit yang diisi pusat kebugaran Celebrity Fitness dan perawatan rambut My Salon. Untuk mendukung zona ini, Teraskota juga menyediakan fasilitas parkir sepeda luas di halaman mal.

Masih di lantai satu juga terdapat zona Teras Fun yang menyajikan tenant Fun World dan Gramedia. Ada lagi Teras Film yang mengunggulkan Blitz Megaplex dengan sembilan layar auditorium buat para penggemar nonton. Interior Blitz ditampilkan ceria dengan konsep makanan seperti bentuk dinding keju berwarna kuning dan aksen batang kentang goreng berwarna merah.

Markas Komunitas

Mal yang dibangun PT Deyon Resources ini beroperasi sejak Agustus 2009. Nama Teraskota dipilih sebagai representasi konsep desain kafe dan resto yang memiliki teras luar. Membidik pasar penghuni kelas menengah atas di kawasan BSD City, Teraskota mengambil jargon ‘Your Cozymunity Place’ dalam menggambarkan suasananya.

Mal yang didirikan di lahan 10.000 m2 ini dirancang berdampingan dalam satu blok dengan hotel berbintang tiga Santika dengan luas lahan yang sama. Hotel setinggi tujuh lantai dengan 150 kamar itu dibangun lebih dulu sebelum mal. Hotel Santika termasuk penyewa utama mal selain Celebrity Fitness, Gramedia, Blitz Megaplex, Karaoke Zingn dan Fun World. “Perbandingannya, 70 persen untuk anchor tenant (penyewa utama) dan 30 persen untuk penyewa kecil. Sebetulnya itu tidak wajar, seharusnya perbandingannya sama,” kata Andri, General Manager Teraskota. Fasilitas penunjang lain di mal ini: ATM Center, parkir dengan kapasitas 400 mobil, musala, dan ruang tunggu supir.

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer)
atau
Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments