Monday, July 15, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedMengintip Kampung Atlit Olimpiade Rio - Housing-Estate.com - Portal Berita Properti No....

Mengintip Kampung Atlit Olimpiade Rio – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Pembukaan Olimpiade 2016 tinggal menghitung hari. Brazil, khususnya Rio de Janeiro, sudah siap menyambut pesta olah raga sedunia yang baru kali ini diselenggarakan di negeri Amerika Latin. Sebagian besar atlit dari sejumlah negara sudah datang ke kota yang terkenal dengan festival tahunannya yang sangat meriah. Seperti pesta olah raga lain, dengan jumlah peserta hingga 18 ribu orang, atlit dan official staffs kontingen dari 120 negara akan ditempatkan di kampung atlit.

Foto-olympic

Kampung atlit Olimpiade ini berlokasi di daerah Barra de Tijuca, sebelah barat Rio.  Daerah ini digadang-gadang akan jadi daerah yang bersinar di masa yang akan datang. Merangkum 31 gedung setinggi 17 lantai dengan 3.604 unit, yang masing-masing unit memiliki balkon luas. Kompleks ini dilengkapi dengan sejumlah sarana olah raga, seperti lapangan tenis, lapangan bola, jalur sepeda dan tujuh kolam renang. Juga taman yang dihiasi kolam dan air mancur, bahkan pantai buatan.

Tiga bua aula besar semi permanen menjadi kafetaria yang akan buka 24 jam, menyediakan semua kebutuhan makanan para atlit dan officials selama di perkampungan. “Para atlit akan dipenuhi semua kebutuhannya di sini selama penyelenggaraan olimpiade,” kata Paul Ramler, pendiri RSG events, yang juga memasok furnitur ke semua perkampungan atlit olimpiade sejak penyelenggaraan tahun 2000. Fasilitas di sini, kata Ramler, melebihi dari semua kampung atlit yang sudah ada. Di sini juga akan ada toko bunga dan salon kecantikan. Untuk menjaga keamanan, di setiap gerbang dilenglapi dengan metal detectors. Karena itu, Walikota Rio Eduardo Paes, berani mengatakan kalau perkampungan atlit Rio ini lebih bagus daripada kampung atlit olimpiade 2000 di Sydney, Australia.

Setiap unit yang berisi 2-3 kamar tidur, dilengkapi dengan sofa dan meja makan. Di setiap kamar tersedia tempat tidur metal standar atlit, meja sudut dan rak baju dari bahan daur ulang. Semua furnitur, menurut Ramler, dibuat tahan lama tapi tidak mahal, mengingat penyelenggaraan olimpiade Rio ini terkenal dengan low budget games. Di setiap kamar juga sudah tersedia pendingin udara. Selama Agustus, udara Rio sebenarnya cukup dingin, tapi pendingin udara ini akhirnya dipasang, untuk menjauhkan nyamuk yang ditakuti sebagai pembawa virus zika yang sedang mewabah di sana.

Usai pesta kampung ini akan bersalin menjadi kompleks apartemen mewah yang diberi nama Pure Island. Setiap unitnya nanti akan dibanderol seharga 700 ribu dolar AS atau sekitar Rp 9,1 miliar. Pengalihan kelas itu, mengingat kampung atlit ini dibangun dan didanai oleh pihak pengembang swasta.

Meski sudah rampung dibangun, namun belum bisa dikatakan kampung atlit  Olimpiade 2016 sudah final. Media internasional bahkan sempat menyebut kampung ini belum layak huni, sebab belum semua infrastruktur untuk kebutuhan dasar atlit tersedia komplit.  Seperti tidak tersedianya air panas,  lampu yang tidak menyala, saluran pembuangan yang tidak berfungsi baik, kabel-kabel yang berseliweran, dan lain-lainnya. Padahal Rio sudah mengerahkan 600 pekerja yang bekerja 24 jam untuk menyelesaikan seluruh pembangunan kompleks apartemen ini.

Sebelum datang, beberapa tim pendahulu dari negara peserta lain bahkan sempat memberi ultimatum, kalau tidak akan menempati unit apartemen yang sudah disediakan. Hal ini wajar, sebab olimpiade akan berlangsung sejak tanggal 5 hingga 21 Agustus 2016, dan para atlit harus tetap dalam kondisi prima. Kontingen Australia adalah yang tamu pertama yang menempati kompleks ini. Karena belum komplit, beberapa hari, seluruh atlitnya sempat ditempatkan di luar kompleks. Bahkan Italia mengirim pekerja teknis untuk ikut membereskan segala kekurangan di apartemen yang akan dihuni kontingennya. Namun pihak penyelenggara memastikan kalau seluruh kekurangan akan selesai dibereskan ketika seluruh kontingen dari 120 negara sudah datang.

Berbagai sumber

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments