Friday, March 1, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedMenciptakan Healing Environment Pada Hunian (Bagian II) - Housing-Estate.com - Portal Berita...

Menciptakan Healing Environment Pada Hunian (Bagian II) – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Air Terjun Mini

Air Terjun Mini

Housing-Estate.com, Jakarta – Jika pada bagian pertama dibahas tetang bagaimana caranya membuat suasana interior rumah yang mendukung penyembuhan orang yang sedang sakit, maka di bagian kedua ini bahasannya lebih ke sisi eksterior, yaitu HealingGarden.

Prinsip healing environment ini harus memerhatikan kebutuhan dasar dan hasrat manusia untuk mencari arti spiritual dalam lingkungan yang menekan. Disadari atau tidak pandangan kita semakin terbatas pada layar hp, komputer, tv, dan koran. “Kita tidak pernah memberi makanan spiritual pada lima panca indera kita,” ujar Anggia Murni, seorang arsitek lansekap.

Ia mencontohkan, manusia kota yang jarang sekali memasuki suasana kebun raya yang hening bisa diganti dengan merancang taman dan kebun dalam konsep healing garden pada hunian. Pohon sebaiknya yang bertekstur, baik daun, batang dan dahannya. Tampilan daun yang terlihat seperti beludru, misalnya, akan menimbulkan rasa penasaran untuk menyentuhnya.

Bunga Kamboja

Bunga Kamboja

Bunga Melati

Bunga Melati

Manfaatkan tanaman wangi untuk merangsang penciuman seperti bunga kamboja, bunga melati. Suara angin atau burung bisa merangsang pendengaran. Sediakan tempat minum burung pada pohon pengundang burung seperti pohon sikat botol, pohon buni atau pohon salam. Ornamen lansekap lain seperti air terjun mini, footpath dengan batu alam juga bisa menghasilkan suara menarik.

Sementara untuk menyegarkan pandangan, penuhi view ke arah taman dengan membuat flower bed. Yakni, menanam sekelompok tanaman atau bunga yang bisa memberi massa warna yang cantik. Halimatussadiyah

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments