Wednesday, April 24, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedMau Tahu Properti Sedang Mekar dan Redup, Ini Cirinya

Mau Tahu Properti Sedang Mekar dan Redup, Ini Cirinya

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Kalangan pengamat dan pengembang properti dalam berbagai kesempatan kerap menyebut istilah sunrise dan sunset properti. Kedua istilah itu untuk menggambarkan kondisi properti yang prospektif  dan tidak. Sunrise properti artinya properti tersebut tengah mekar, harganya akan terus naik seiring perkembangan kawasan. Sebaliknya, sunset properti kenaikannya tidak cepat bahkan cenderung stagnan alias redup. Bila mau untung yang harus dipilih adalah  properti yang masuk kategori sunrise.

Matius Jusuf

Matius Jusuf

Menurut Direktur Pemasaran Agung Podomoro Land (APL) Matius Jusuf, untuk mengetahui apakah property tersebut tergolong sunrise atau sunset yang harus dilihat adalah inflow atau outflow dari suatu wilayah. “Kalau di daerah tersebut banyak penduduk yang masuk, artinya inflow-nya besar, itu berarti dia sunrise properti, kenaikannya pasti akan tinggi. Sebaliknya, kalau outflow yang besar dia sunset,” ujarnya kepada housing-estate.com di Jakarta, Jumat (23/1).

Matius menyebut perumahan Green Garden di Jakarta Barat sebagai salah satu contoh sunset property. Kawasan ini setiap kali hujan selalu banjir sehingga warganya banyak yang pindah ke Serpong. Antara sunrise dan sunset properti juga bisa berdekatan. Contoh lainnya di kawasan Kota, Jakarta Utara, area sebelum Glodok disebut Matius sebagai sunrise, namun setelah Glodok masuk daerah sunset.

“Sunset ini bisa kembali menjadi sunrise kalau di lokasi tersebut dibenahi infrastruktur dan fasilitasnya. Contoh lainnya di kawasan Jembatan Tiga (Jakarta Barat), ini sunset, tapi kalau pemerintah mau benahi, jalannya ditinggikan, dibagusin, bisa jadi sunrise lagi. Enaknya lagi, sunset di sini bukannya rugi karena properti nggak kenal kata turun, jadi cuma tertahan, yang lain naik tinggi dia stagnan,” lanjutnya.

Area di sekitar central business district (CBD) Jakarta dinilai sebagai wilayah yang akan selalu menjadi sunrise. Karena faktor sunrise itu properti di suatu kawasan punya daya tarik kuat kendati saat itu kondisinya belum kinclong. Contohnya di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, dan Serpong, tangerang, banyak ruko berharga miliaran hanya digunakan untuk berjualan mie ayam. Harga sewanya pasti tidak sebanding dengan harga rukonya.

“Tapi orang tetap beli karena bukan mencari keuntungan dari sewa, tapi dari peningkatan harga jual ruko. Makanya kalau ada pengembangan baru di sekitar kawasan yang ramai beli aja, saya jamin pasti untung. Beli properti memang harus rada nekat, tapi pasti menguntungkan dari pada uangnya ditaroh di bank,” tandasnya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments