Wednesday, June 12, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedMau Mencari Rumah Dekat LRT, Ini Lokasi Stasiunnya - Housing-Estate.com - Portal...

Mau Mencari Rumah Dekat LRT, Ini Lokasi Stasiunnya – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Proyek transportasi kereta ringan atau light rail transit (LRT) telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), 9 September 2015. Tahap pertama mencakup dua koridor, yaitu rute Cibubur – Cawang – Dukuh Atas dan Bekasi Timur – Cawang.  Tahap pertama mencakup panjang 42,1 km dan ditargetkan beroperasi pada tahun 2018. LRT merupakan moda transportasi modern yang mempersingkat waktu perjalanan karena tidak terkena kemacetan. Karena itu para pekerja urban mulai sekarang dapat dapat mencari tempat tinggal dekat atau sekitar stasiun. Dari rumah menumpang kendaraan umum atau membawa kendaraan pribadi kemudiaan diparkir di stasiun, selanjutnya menumpang LRT ke tempat kerja.

Stasiun LRT Jakarta

Stasiun LRT

Menurut Kepala Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan J.A. Barata, di dua koridor itu kereta LRT akan berhenti di 20 stasiun. “LRT akan melewati banyak pemberhentian atau stasiun, moda transportasi ini juga akan mendukung moda transportasi lain seperti kereta komuter  dan Transjakarta yang sekarang sudah beroperasi,” ujarnya di Jakarta, Senin (14/9).

Koridor Cibubur – Cawang LRT berhenti di stasiun Ciracas,  Kampung Rambutan, TMII, Cawang. Sedangkan koridor Bekasi Timur-Cawang ada enam stasiun, yaitu Bekasi Timur,  Bekasi Barat, Cikunir, Jatibening, Halim, Cawang. Selanjutnya dari Cawang ke Dukuh Atas ada tujuh stasiun: Cawang, Cikoko, Pancoran, Smesco, Kuningan, Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Dukuh Atas.

Pada tahap dua mencakup tiga koridor sepanjang 41,5 km, yaitu Bogor – Cibubur dan , Dukuh Atas – Senayan, dan Palmerah – Grogol. Koridor Bogor – Cibubur, LRT berangkat dari stasiun Baranangsiang dan berhenti si stasiun Sentul, Sirkuit Sentul, Cibinong, Gunung Putri, Cibubur. Koridor berikutnya dari stasiun Dukuh Atas kereta akan berhenti di stasiun Palmerah, Senayan, dan Grogol.  Dengan pengintegrasian seperti ini diyakini proyek LRT akan mengurangi kemacetan di kawasan Jabodetabek khususnya Jakarta.

“LRT akan mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas dari dan ke Jakarta dari kota-kota penyangganya. Kalau daya angkut kereta komuter mencapai 800 ribu penumpang per hari, dengan adanya LRT ini ada tambahan 200 ribu penumpang per hari,” imbuhnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments