Saturday, April 13, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedKloset Jongkok Atau Duduk? - Halaman 3 dari 3 - Housing-Estate.com -...

Kloset Jongkok Atau Duduk? – Halaman 3 dari 3 – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Duduk Lebih Higienis

Housing-Estate.com, Jakarta – Artikel_94_Inspirasi_Kloset Jongkok Atau Duduk_10626692

Kendati lebih direkomendasikan ahli kesehatan, Ketua Umum Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) Naning Adiwoso menilai kloset jongkok amat merepotkan orang tua (lansia), karena lansia memiliki masalah dengan kaki. Setelah berjongkok, apalagi dalam waktu lama, kaki mereka kesemutan bahkan sakit dan sulit digerakkan. “Jadi, secara penggunaan menurut saya lebih sehat pakai kloset duduk,” katanya.

Agar tetap nyaman seperti kloset jongkok, produsen saniter sudah menciptakan kloset yang lebih ergonomis, terutama ketinggian dudukannya dari lantai. Kohler contohnya, mendesain ulang produk klosetnya khusus untuk pasar Asia setinggi 40 cm. “Supaya tidak kependekan atau ketinggian,” kata Andry.

Santy Alaysius, desainer interior dari Domisilium Studio PLC (Jakarta) menambahkan, pilihan kloset duduk saat ini bisa disesuaikan dengan postur dan gaya hidup. “Ada benarnya kloset jongkok membuat otot lebih terlatih sehingga mengurangi proses mengejan. Tapi, zaman dulu sama sekarang berbeda. Melatih otot bisa dilakukan di gym atau pusat kebugaran. Kloset duduk lebih higienis, lebih nyaman, dan lebih cantik,” kata perempuan yang menyenangi yoga ini.

Artikel_94_Inspirasi_Kloset Jongkok Atau Duduk_9626692

Naning juga menyebut kloset duduk lebih higienis dan bersih, termasuk untuk buang air kecil, karena melokalisir kotoran, kering, dan pembilasan serta flushing tidak dengan tangan langsung. Berbeda dengan kloset jongkok yang terbuka, area di sekitarnya cenderung basah, sehingga menjadi sarang bakteri penyebab penyakit kulit dan kelamin selain berbau. Buang air kecil secara higienis di kloset jongkok, bagi pria terutama, juga lebih sulit kecuali dengan berjongkok juga.

“Karena itu setiap toilet (apapun bentuk klosetnya) perlu menyediakan cairan anti septik atau tisu basah anti bakteri. Selain untuk membersihkan tangan, juga untuk mensterilkan dudukan pada kloset duduk,” jelasnya. Dengan kata lain persoalannya bagaimana membuat kloset tetap kering dan bersih. Jadi, apapun pilihan kloset anda, pastikan dilengkapi cover (penutup) dan jet washer (bukan ember) untuk berbilas, serta tombol atau tuas flushing untuk menggelontor.

Buang hajat menjadi lebih bersih, nyaman, terkontrol, dan airnya tidak menyebar ke mana-mana. Sediakan juga tisu kering (yang bisa hancur di septic tank) untuk mengeringkan area genital setelah berbilas, selain cairan anti septik atau tisu basah anti bakteri untuk membersihkan tangan. Tidak disarankan menyeterilkan kloset dengan cairan karbol karena dapat merusak air tanah.

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.

Laman: 1 2 3

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments