Wednesday, April 24, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedKereta MRT Buatan Sumitomo Jepang - Housing-Estate.com - Portal Berita Properti No....

Kereta MRT Buatan Sumitomo Jepang – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Transportasi masal mass rapid transit di Jakarta memasuki babak baru dengan ditekennya perjanjian pengadaan kereta. PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta menandatangani kontrak dengan Sumitomo Corporation sebagai pemenang tender paket CP-108 berupa rolling stock (pengadaan kereta).

MRT buatan Sumitomo Corp

MRT buatan Sumitomo Corp

Penandatanganan dilakukan Direktur Utama MRT Jakarta Dono Boestami dengan Representative Director Sumitomo Corporation Naoki Hidaka disaksikan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Paket CP-108 merupakan tahap finishing dan Sumitomo akan memasok sebanyak 96 unit kereta untuk MRT di fase I.

Menurut Ahok, kerja sama dengan pihak Sumitomo ini sudah bagus karena mereka sudah teruji dalam pengembangan dan produksi kereta api. “Saya bukannya fanatik sama produk Jepang tapi saya suka karena produknya sudah teruji ratusan tahun. Saya nggak mau coba-coba, maunya dapat yang terbaik,” ujar Basuki di sela-sela acara penandatanganan di Balaikota Jakarta, Selasa (3/3).

Ahok merasa lebih baik mengeluarkan anggaran yang lebih besar untuk membeli produk berkualitas tapi tidak menimbulkan biaya lagi di kemudian hari karena produk yang dibeli berkualitas rendah. Dengan penandatanganan kontrak ini Ahok berharap proyek MRT dapat selesai tahun 2018.

Dono menambahkan, kereta dari Sumitomo Corporation ini akan menggunakan sistem automatic train operation (ATO) sehingga tugas masinis hanya menekan tombol buka-tutup pintu dan menekan tombol start untuk menjalankan kereta. “Ini teknologi terbaru di dunia dan sudah berstandar Strasya (Standard Urban Railway System for Asia). Nantinya dalam satu rangkaian dapat mengangkut sebanyak 1.950 penumpang sehingga sehari dapat mengangkut 173 ribu penumpang,” imbuhnya.

Sebanyak 96 kereta tersebut akan menjadi 16 rangkaian sehingga masing-masingnya terdiri dari enam kereta. Nilai kontrak untuk pengadaan kereta ini mencapai 10,9 miliar yen atau setara Rp145 miliar.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments