Tuesday, April 16, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedKemenpupera Tandatangani Kontrak Proyek Senilai Rp8,8 Triliun - Housing-Estate.com - Portal Berita...

Kemenpupera Tandatangani Kontrak Proyek Senilai Rp8,8 Triliun – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpura) yang melakukan percepatan pengerjaan proyek di awal tahun 2016 . Percepatan ini dilakukan melalui lelang dini  pada September 2015.

Pembetonan Jalan Kalimalang

“Ini pola yang saya dorong untuk diterapkan di semua kementerian sehingga kontrak-kontrak pekerjaan sudah bisa dikerjakan sejak awal tahun atau bulan Januari. Proyek infrastruktur Kemenpupera tentunya dapat menyerap tenaga kerja besar dan menggerakkan perekonomian,” ujar Jokowi saat menyaksikan penandatanganan kontrak kerja proyek Kemenpupera di Kantor Kemenpupera Jakarta, Rabu (6/1).

Melalui teleconference, Jokowi juga menyaksikan penandatanganan kontrak yang dilakukan sekaligus di lima lokasi, yaitu Medan, Surabaya, Manado, Banjarmasin, dan Jayapura. Masing-masing lokasi sekurangnya ada 10 paket pekerjaan baik paket kontraktual maupun pekerjaan fisik dan jasa konsultasi di bidang infrastruktur pemukiman, penyediaan perumahan, jalan, jembatan, dan sumber daya air. Dalam kesempatan itu Jokowi juga menyaksikan progres pengerjaan dua proyek strategis jalan tol Pejagan-Pemalang dan pembangunan jembatan Pulau Balang, Kalimantan Timur.

Menpupera Basuki Hadimuljono menyebutkan penyerapan anggaran untuk pelaksanaan proyek di bulan Januari 2016 terserap 5-6 persen dari anggaran Kemenpupera 2016 sebesar Rp104 triliun. Biasanya penyerapan anggaran sebanyak itu baru tercapai terjadi pada Mei – Juni, tapi  dengan lelang dini dapat direalisir pada Januari.

“Total paket yang ditandatangani hari ini mencapai 644 paket dengan nilai kontrak Rp8,81 triliun. Sebanyak 597 merupakan paket kecil di bawah Rp50 miliar dan ini diharapkan bisa menjadi penggerak ekonomi di daerah. Sisa 47 paket adalah paket besar di atas Rp50 miliar,” imbuhnya.

Masuki menjelaskan, anggaran Kemenpupera Rp104 triliun akan digunakan untuk belanja modal Rp81,24 triliun (78,05 persen), belanja barang Rp20,48 triliun (19,68 persen), dan belanja pegawai Rp2,36 triliun.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments