Saturday, April 13, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedKemenpupera Pastikan Infrastruktur Aceh Pasca Gempa Tetap Baik - Housing-Estate.com - Portal...

Kemenpupera Pastikan Infrastruktur Aceh Pasca Gempa Tetap Baik – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Bencana gempa yang menimpa 3 kabupaten di Provinsi Nanggore Aceh Darussalam pada Rabu (7/12) yaitu di Pidie, Pidie Jaya, dan Bireun telah membuat dampak kerusakan yang cukup besar selain merenggut lebih dari 100 nyawa dan ribuan korban lainnya. Terkait dengan sistem infrastruktur setelah bencana gempa ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) langsung mendirikan posko untuk mengecek kelayakan infrastruktur setelah bencana.

Pasca gempa di Aceh

Pasca gempa di Aceh

Menurut Menpupera Basuki Hadimuljono, Kemenpupera langsung melakukan penanganan tanggap darurat terkait rehabilitasi dan rekonstruksi untuk fasilitas infrastruktur di kawasan yang terkena gempa. “Kami langsung mengirim beberapa unit pemecah beton, excavator, loader, dan dump truck untuk kedaruratan,” ujarnya saat meninjau lokasi posko induk Bencana di Pidie Jaya, pekan ini.

Terkait infrastruktur yang rusak akibat gempa, Basuki merinci jalan nasional yang rusak, pecah, dan amblas mencapai 10 km khususnya di Pante Raja dan Lueng Putu. Untuk kondisi ini sudah langsung dilakukan penanganan sementara berupa pengisian agregat sehingga jalan bisa langsung digunakan.

Kondisi jembatan juga terpantau seluruhnya masih fungsional hanya terjadi penurunan pada 7 jembatan yaitu di Pante Raja, Krueng Seuma, Krueng Bie, Lhok Guda, Trieng Gadeng, Beuracan, dan Tutue Ara. Untuk ini juga Basuki menjanjikan akan segera melakukan penanganan perbaikannya.

Beberapa lokasi sumur dangkal juga ada yang menghilang sehingga dimanfaatkan instalasi pengolahan air (IPA) terdekat untuk menjadi sumber air bersih. Distribusi air yang dilakukan melalui mobil tangki kapasitasnya mencapai 6 ribu liter yang disediakan sebanayk 4 unit mobil selain 5 unit mobil lainnya dengan kapasitas 4 ribu liter.  Disediakan juga fasilitas WC knock down sebanyak 80 unit.

“Aceh sebagai daerah rawan gempa membutuhkan bangunan tahan gempa seperti yang kami kembangkan yaitu rumah instan sederhana sehar (Risha). Diperlukan juga building code untuk mengembangkan bangunan yang dikondisikan untuk tahan gempa,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments