Monday, June 24, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedHarga Sewa Apartemen di Darmawangsa Bisa Untuk Beli Rumah - Housing-Estate.com -...

Harga Sewa Apartemen di Darmawangsa Bisa Untuk Beli Rumah – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Darmawangsa, Jakarta Selatan, termasuk salah satu kawasan dengan harga sewa properti paling tinggi di Jakarta. Kawasan ini menjadi lokasi favorit orang asing (ekspatriat) selain kawasan Menteng, Kemang, dan Pondok Indah. Di kawasan Darmawangsa tarif sewa apartemen servis dengan layanan seperti hotel untuk orang asing bisa mencapai 15 ribu dolar AS, sekitar Rp195 juta per bulan atau Rp2,3 miliar per tahun. Sedangkan hunian non servis tarifnya berkisar 8.000 – 10.000 dolar AS per bulan, sekitar Rp104 – 130 juta per bulan. Uang sewa sebesar itu bisa untuk membeli rumah dua lantai di dekat Jakarta Selatan seperti di Matoa, Ciputat, atau sekitar Bintaro Jaya.

Essence Darmawangsa Apartment

Essence Darmawangsa Apartment

“Ini harga sewa tertinggi yang sudah ditransaksikan, kalau harga sewa rata-ratanya untuk unit 2 kamar berkisar 1.400-4.300 dolar AS, sementara 3 kamar 2.700-6.000 dolar per bulan. Tahun lalu harga sewa ini cenderung stagnan bahkan di beberapa tempat ada yang terkoreksi karena banyak ekspatriat kembali ke negaranya,” ujar Ferry Salanto, Associate Director Collier International Indonesia, perusahaaan konsultan dan manajemen properti, dalam rilis tentang riset properti sewa ekspatriat yang diterima housing-estate.com di Jakarta, Senin (14/3).

Beberapa kawasan di Jakarta Selatan yang disebutkan di atas menjadi favorit karena dekat dan mudah diakses dari CBD Jakarta. Di lokasi-lokasi itu  tingkat isiannya (okupansi) cukup tinggi 75-90 persen. Ferry menjelaskan para ekspatriat punya karakter berbeda-beda. Ekspatriat dari AS dan Eropa lebih menyukai rumah tapak karena mereka umumnya membawa keluarga. Sedangkan pekerja muda dari Asia Pasifik seperti dari Jepang dan Korea Selatan lebih menyukai apartemen.

Setahun terakhir karena melemahnya perekonomian global terutama sektor perminyakan tingkat isian apartemen sewa untuk orang asing mengalami penurunan. Kendati tidak sampai terjadi pengurangan massal tenaga kerja asing cukup banyak di antara mereka yang memulangkan keluarganya ke negaranya. Namun dengan membaiknya kondisi perekonomian Ferry optimis pasar sewa ekspatriat akan membaik.

“Memang banyak perusahaan oil & gas yang melakukan efisiensi dengan tidak memperpanjang kontrak pekerjanya di Indonesia atau diperpanjang tapi keluarganya dipulangkan sehingga biaya hidup di sini jadi lebih murah. Banyak juga pergantian pekerja dari senior ke junior atau single sehingga tunjangan perusahaan menjadi lebih murah,” imbuhnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments