Friday, March 1, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedGNA Pasarkan Rumah 2 Lantai Rp600 Jutaan di Serpong - Housing-Estate.com -...

GNA Pasarkan Rumah 2 Lantai Rp600 Jutaan di Serpong – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Harga rumah di kawasan Serpong seperti BSD City, Alam Sutera, Summarecon, maupun Paramount minimal sudah di atas Rp1 miliaran. Bila kita menginginkan harga di bawah ini pilihannya tinggal apartemen atau mencari perumahan di luar ini, seperti Golden Park 2 di Jalan Lingkar Selatan, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Golden Park 2 hanya berjarak sekitar 6 km dari exit tol Serpong-Ulujami dan hanya 2 km dari Stasiun Cisauk. Di sini akan dikembangkan sebanyak 200 unit rumah di atas lahan seluas 4,3 ha. Kendati lokasinya di pinggiran, namun menurut Gregorius Gunhoo, Direktur Utama PT Graha Nuansa Hijau (GNA Group), pengembang Golden Park 2, kawasan perumahannya akan semakin berkembang karena BSD City sendiri akan mengembangkan kawasan Tirta Warna untuk perumahan menengah bawahnya.

Golden Park 2 Serpong

Golden Park 2 Serpong

“Jadi lokasi sini akan jadi sangat startegis karena menjadi center dari pengembangan kawasan Serpong, terlebih perumahan ini, ke Cisauk dekat, ke BSD juga mudah lewat Muncul. Jadinya secara investasi juga akan hebat, sekurangnya kenaikan 15 persen per tahun sudah pasti,” ujarnya kepada housing-estate.com saat acara grand launching Golden Park 2, Sabtu (6/12).

Kelebihan lain, lanjut Gunhoo, konsep pengembangan yang diterapkan di perumahannya. Bahkan ia menjamin kualitas produknya menggunakan spesifikasi bahan bangunan yang lebih tinggi dibandingkan perumahan kelas atas di kawasan Serpong. Seluruh rumah yang dikembangkannya bertipe dua lantai dengan penataan layout yang sangat lengkap.

Tipe terkecil, 67/72, sudah terdiri dari dua kamar dan satu kamar pembantu dengan carport dapat menampung dua mobil. “Harganya Rp600 jutaan, di kawasan Serpong harga segitu cuma dapat apartemen, di sini masih bisa dapat rumah plus lingkungan yang kita konsep untuk kenyamanan penghuni. Misalnya, suara air dari danau, unsur bebatuan, dan lansekap perbukitan, jadi begitu masuk kawasan sini atmosfirnya langsung bikin betah, ini nggak akan didapat di apartemen,” jelasnya.

Kendati di sekitar kawasan Golden Park 2 masih banyak tanah kosong, Gunhoo menyebut seluruh tanah tersebut sudah dikuasi oleh developer tinggal menunggu saat yang tepat untuk dikembangkan. “Silahkan dicek, cari tanah di sini susahnya bukan main, makanya semua akhirnya main apartemen karena untuk rumah landed lokasinya semakin jauh karena harga sudah sangat mahal,” tandasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments