Wednesday, April 24, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedBidik Penjudi Tiongkok, Korsel Bangun Resort di Incheon

Bidik Penjudi Tiongkok, Korsel Bangun Resort di Incheon

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi Tiongkok boleh melemah, tapi gaya hidup warga kelas menengahnya sudah terlanjur hedon.  Jalan-jalan ke luar negeri, belanja barang branded sampai berjudi menjadi kebiasaan banyak orang kaya baru di Tiongkok.  Karena jumlahnya yang besar, membuat pebisnis di luar negeri menilai sebagai pasar potensial.

Incheon, Bandara Korsel

Incheon Bandara Korsel

Tren ini ini tak dilewatkan begitu saja oleh Korea Selatan (Korsel), negeri tetangganya. Karena itu pengelola Bandara Incheon berencana membangun integrated resort di dalam bandara itu.  Resort ini akan merangkum pusat belanja, hotel dan kasino dan direncanakan akan menelan investasi sebesar 5 triliun won atau Rp57,76 triliun.

Lahan yang akan digunakan seluas 327 ha di dekat terminal dua. Konsepnya hampir serupa dengan Resorts World Sentosa di Singapura.  “Kami ingin menarik lebih banyak lagi pengunjung dari Tiongkok, apalagi lokasi kami saling berdekatan,” ujar  Lim Byung Kee, Executive Director Incheon International Airport Corp.

Prospek resor ini cukup bagus mengingat  penerbangan dari Beijing dan Shanghai ke Incheon hanya dua jam. Lebih pendek dari waktu tempuh ke Singapura atau Filipina. Karena itu warga kelas menengah Tiongkok yang sedang tumbuh, terutama para penjudi, diprediksi lebih tertarik datang ke Korea Selatan ketimbang ke tempat lain.  Keberadaan kasino di Incheon ini juga diharapkan akan menjadi alternatif bagi gamblers yang biasa berjudi di Macau, yang saat ini sedang menyurut akibat kebijakan keras pemerintah Tiongkok soal antigratifikasi.

Menurut Lim, proyek resor ini direncanakan selesai secara tuntas sebelum tahun 2019. Kelak, kasino ini hanya boleh dimasuki oleh orang asing. Di seluruh Korsel saat ini hanya ada satu kasino yang boleh dimasuki warga lokalnya.

Pemerintah Korsel sendiri menargetkan akan ada 10 juta turis asal Tiongkok per tahun datang ke negerinya di tahun 2020. Mengacu pada data Organisasi Pariwisata Korea, tahun lalu, jumlah wisatawan asal negeri Panda itu baru sebanyak 6,13 juta.  Untuk itu, pemerintah Korsel juga sudah memberi izin pembangunan dua resor terintegrasi lain di tahun ini.

“Adalah hal yang sangat penting untuk membangun resor terpadu sebagai tujuan wisata guna menarik lebih banyak turis, seperti yang sudah dilakukan oleh Singapura,” ujar  Song Hak Jun, profesor di departemen manajemen hotel dan konvensi pada Pai Chai University di Daejon, Korsel. “jadi, bukan sekedar kasino,” imbuhnya.

Selain resor ini, di sekitar bandara Incheon sedang ada tiga resor terpadu lain yang sedang dibangun.  Salah satunya adalah kolaborasi pengusaha Indonesia, Lippo Ltd, dengan  Caesar Entertainment Corp yang berbasis di Las Vegas, AS.

Bandara Incheon berlokasi di sebuah pulau buatan yang berjarak 52 km dari Seoul. Beroperasi sejak 2001, bandara ini pada tahun lalu meraih penghargaan untuk hasil penjualan tertinggi sedunia di toko-toko bebas beanya.

(Sumber: Bloomberg dan South China Morning Post)

Lihat tampilan baru di housingestate.id

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments