Sunday, May 26, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedBI Akan Cabut Larangan KPR Inden - Housing-Estate.com - Portal Berita Properti...

BI Akan Cabut Larangan KPR Inden – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Keberatan kalangan pengembang terhadap larangan penyaluran KPR untuk rumah inden sepertinya akan berakhir. Bank Indonesia (BI) tengah mengalkukasi aturan loan to value (LTV) dan loan to funding ratio (LTFR) yang akan direlaksasi. Indikasinya, BI akan membuka kebijakan pembiayaan untuk rumah inden kedua karena selama ini inden hanya diperbolehkan untuk rumah pertama.

Agus Martowardojo

Agus Martowardojo

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, pihaknya tengah mengevaluasi dan mendalami pasar keuangan. Salah satunya relaksasi LTV dan LTFR untuk sektor properti dengan tujuan bisa mendorong perekonomian.

“Jadi relaksasi ini dalam rangka untuk menggenjot pertumbuhan kredit yang dua tahun ini melambat. Harapannya dengan pelonggaran ini pertumbuhan ekonomi pada semester kedua bisa lebih baik,” ujar Agus di Jakarta, Kamis (26/5).
Agus melihat harga komoditas di luar minyak dan gas sudah cukup membaik selain stabilitas sistem keuangan dan makro ekonomi juga masih cukup terjaga. Bila tren ini terus berlangsung pelonggaran bisa dilakukan pada 1-2 bulan ke depan untuk menggenjot pertumbuhan saat memasuki semester kedua 2016.

Ketua Umum Realestat Indonesia (REI) Eddy Hussy menyambut baik rencana BI ini. Menurutnya, tren penurunan suku bunga yang selama ini terjadi belum bisa secara signifikan meningkatkan pertumbuhan industri properti karena permasalahan utamanya adalah pelarangan KPR inden.

“Semoga beleid ini bisa segera diberlakukan karena penurunan industri properti khususnya segmen menengah atas sangat signifikan. Kalau aturan LTV dan KPR inden untuk rumah kedua bisa diberlakukan kita bisa mengejar untuk pertumbuhan industri properti hingga 10 persen,” imbuhnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments