Saturday, June 22, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedBanyak Sengketa Lahan, Pemerintah Usung Satu Peta - Housing-Estate.com - Portal Berita...

Banyak Sengketa Lahan, Pemerintah Usung Satu Peta – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Pemerintah akan terus mengupayakan kebijakan satu peta untuk membuat sistem dan status pertanahan yang lebih jelas. Dengan adanya kebijakan satu peta ini juga nantinya tidak ada lagi sengketa maupun perselisihan terkait lahan karena seluruh status lahan menjadi lebih jelas dan tidak bertumpuk lagi status kepemilikannya seperti yang banyak terjadi saat ini.

Menteri Agraria, Ferry Mursyidan Baldan

Menteri Agraria, Ferry Mursyidan Baldan

Menurut Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ferry Mursyidan Baldan, kebijakan satu peta yang dicanangkan pemerintah ini sangat penting dalam merancang, menyiapkan, dan menyelesaikan program pemerintah. Untuk itu ia juga sangat mendukung perkuatan Badan Informasi Geospatial (BIG) untuk terus melakukan pemetaan wilayah Indonesia.

“Kebijakan satu peta ini akan berada di bawah kontrol Kementerian Koordinasi Perekonomian dan akan dibuat dalam skala 1:10.000. Dengan peta ini akan menjadi dasar untuk pembuatan peta teknis dengan skala yang lebih rinci mulai 1:1.000 bahkan 1:500 untuk digunakan sesuai kebutuhan,” ujarnya saat berbicara di rapat koordinasi nasional (rakornas) BIG di Jakarta, pekan ini.

Pentingnya peta dengan skala yang lebih terperinci dan tajam ini bisa membuat permasalahan pertanahan menjadi lebih terang. Akan lebih mudah juga untuk melihat kawasan yang tumpang tindih terkait dokumen resmi yang dikeluarkan. Selama ini banyak dikeluarkan perizinan terkait lahan tanpa melihat peta maupun dokumen tertulis sehingga banyak terjadi tumpang tindih.

“Dengan kebijakan satu peta ini diharapkan tidak ada lagi sengketa terkait lahan dan bisa menyelesaikann aneka permasalahan dengan lebih mudah karena patokannya yang lebih jelas. Intinya, satu nusa, satu bangsa, satu bahasa, dan satu peta,” tandasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments