Thursday, June 13, 2024
Google search engine
HomeUncategorizedAntara Menteng, Pondok Indah, dan Cikarang

Antara Menteng, Pondok Indah, dan Cikarang

Housing-Estate.com, Jakarta – Presiden Direktur Jababeka Residence (800 ha) Sutedja S Darmono sangat optimistis dengan pengembangan kawasan residensial dan komersial di Kota Jababeka (5.600 ha) Cikarang, Bekasi (Jawa Barat), itu. Di bawah brand Jababeka Residence, akan dikembangkan sebuah kota dengan standar internasional yang akan mengubah image kawasan industri yang sudah sangat melekat pada Jababeka.

Jababeka Residence | Foto : jababekaresidence.com

Jababeka Residence | Foto : jababekaresidence.com

Menurut pria kelahiran 20 Mei 1981 ini, perkembangan kota dan fasilitasnya mengikuti perkembangan dan perubahan kebutuhan masyarakat. Hal itu bisa dilihat di beberapa kawasan di Jakarta.

“Saya waktu kecil tinggal di Menteng, Jakarta Pusat. Kawasan (elite) itu sampai sekarang merupakan pionir untuk harga lahan tertinggi di Indonesia. Tapi, ketika berkeluarga saya pindah ke Pondok Indah, Jakarta Selatan, karena menawarkan fasilitas yang lebih baik untuk keluarga dibandingkan di Menteng. Perubahan dan pergeseran kebutuhan itu juga akan terjadi di Cikarang, khususnya di Jababeka Residence yang sedang kami kembangkan,” katanya saat memperkenalkan konsep Jababeka Residence untuk media massa di Jakarta, Senin (16/10).

Saat ini Pondok Indah yang menurutnya dikembangkan sangat baik untuk segmen keluarga juga sudah sangat matang karena tidak mungkin lagi dikembangkan lebih jauh. Di sisi lain, kebutuhan masyarkat tetap berkembang dan berubah, dan itu memberikan potensi pasar kepada berbagai kawasan di pinggir Jakarta termasuk Jababeka Residence karena akan dikembangkan menjadi sebuah kota baru bertaraf internasional.

“Itu sebuah potensi pasar yang sangat besar. Apalagi populasinya sudah tinggi. Saat kawasan industri Jababeka dikembangkan tahun 1989, penduduk Bekasi baru sekitar 7.000. Sekarang populasi di Jababeka saja sudah lebih dari satu juta orang dan masih akan terus berkembang,” jelasnya.

Tahapan pengembangan Kota Jababeka sendiri akan menjadi basis yang kuat untuk kesuksesan pengembangan Jababeka Residence. Awal tahun 1990 Kota Jababeka mengembangkan Kota Cikarang Baru seluas 500 ha untuk menampung puluhan ribu pekerja di kawasan industrinya.

Setelah itu menyusul pembangunan aneka fasilitas penunjang termasuk lapangan golf dan klaster perumahan untuk segmen pasar yang lebih tinggi seperti Tropikana Residence, Kemang Golf Terrace, Veranda, dan lain-lain.

Begitu juga fasilitas komersial dan pendidikan terus dikembangkan mulai awal 2000-an. Sekarang di Kota Jababeka sudah ada President University, SMA President, Sekolah Al Azhar, BPK Penabur, rumah sakit, apartemen dan banyak lagi.

Jababeka yang menjadi tempat 1.650 perusahaan lokal dan multinasional dari 30 negara juga menghadirkan ribuan pekerja asing (ekspatriat), potensi pasar lain yang akan makin memperkuat potensi pasar Jababeka Residence.

Selain itu dengan kehadiran perusahaan-perusahaan global dan pekerja asingnya itu, Jababeka juga menjadi sebuah kawasan multikultural sehingga pengembangan Jababeka Residence sebagai kota internasional menemukan alasannya yang tepat.

“Nanti konsep perkotaan seperti ini akan kami duplikasi di wilayah lain yang land bank-nya sudah kami miliki. Timing-nya juga tepat karena pengembangan proyek infrastruktur oleh pemerintah di kawasan Bekasi sangat luar biasa dan kami ingin mengambil momentum itu (untuk mengembangkan proyek properti),” kata Sutedja.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments