Friday, April 19, 2024
Google search engine
HomeUncategorized200 Waduk, Situ, Embung, dan Rawa  Jakarta Banyak Berubah Fungsi - Housing-Estate.com...

200 Waduk, Situ, Embung, dan Rawa  Jakarta Banyak Berubah Fungsi – Housing-Estate.com – Portal Berita Properti No. 1 di Indonesia

Housing-Estate.com, Jakarta – Salah satu penyebab utama banjir khususnya di perkotaan adalah karena pesatnya pembangunan tanpa menghiraukan dampak lingkungan. Begitu banyak area yang seharusnya menjadi daerah tangkapan maupun resapan air diperkeras menjadi bangunan sehingga ketika terjadi hujan besar air menggenangi wilayah pemukiman karena tidak bisa terserap dengan baik.

Ilustrasi: Waduk rio rio sebelum normalisasi

Ilustrasi: Waduk rio rio sebelum normalisasi

Wilayah Jakarta misalnya, memiliki 200 waduk, situ, embung, hingga rawa sebagai tempat “parkir” air. Namun kenyataannya, saat ini wilayah tempat parkir air tersebut banyak yang sudah berubah fungsi sebagai dampak pembangunan kota.

Kawasan tangkapan air yang banyak berubah fungsi diantaranya di wilayah Kawasan Industri Pulogadung, Ancol, Pantai Indah Kapuk (PIK), Pulomas, dan sebagainya. Sementara untuk waduk yang berubah fungsi yaitu Waduk Pluit dan Ria Rio yang saat ini tengah menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta untuk dibenahi.

“Penyelewengan pembangunan area tangkapan air menjadi bangunan ini terjadi sejak tahun 1992 dan puncaknya di tahun 1998. Pelakunya bukan hanya warga masyarakat tapi juga korporasi besar yang melakukan pembangunan untuk properti komersial, industri, hingga pemukiman mewah,” ujar Ketua Komunitas Masyarakat Peduli Air (KMPA) Ahmad Syafrudin di Jakarta, Kamis (1/1).

Untuk itu menurut Syafrudin, diperlukan kemauan dan ketegasan untuk memulihkan kawasan-kawasan ini kembali ke fungsinya. Dengan semakin banyak kawasan yang dipulihkan akan mengurangi potensi banjir yang sering terjadi di Jakarta. Untuk itu diperlukan juga peran serta masyarakat  untuk mengawasi dan menjaga wilayah tangkapan air yang masih tersedia.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments